Duh, 70 Persen Perusahaan Perkebunan di Mura Tak Lengkapi Alat Pemadam Kebakaran

Rapat penanganan karhutla

Musi Rawas, Sumselupdate.com – Kepala Badan Penungalangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mura Paisol, menegaskan 70 persen perusahaan perkebunan di wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang belum lengkap alat untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Kita sudah mengecek alat untuk pemadam kebakaran di 20 perusahaan perkebunan yang ada di wilayah Mura. Dari jumlah tersebut , semuanya belum lengkap,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Ada perusahaan yang tidak memiliki mobil damkar, menara pematau kebakaran. Dan ada pula yang tidak memiliki embung (penampung air).

Dia menerangkan bahwa pihaknya sudah menyurati beberapa perusahaan yang tidak lengkap alat pemadam kebakaran untuk datang ke kantor dan melengkapi.

“Surat pemberitahuan sudah kami kasih kepada pihak perusahaan. Jangankan melengkapi peralatan itu datang ke kantor saja tidak,” ungkap dia.

Paisol tidak mengatakan pihak perusahaan tersebut membangkang. Yang jelas, katanya, saat diundang untuk mengiventarisir peralatan yang kurang, pihak perusahaan tidak datang.

Dia menceritakan, beberapa pekan lalu pihaknya membantu perusahaan CLBB memadamkan kebakaran lahan namun karena kurangnya peralatan kebakaran baru dapat teratasi selama dua hari.

“Sebenarnya kami dari BPBD kecewa dengan PT CLBB yang tidak memiliki alat pemadam kebakaran nah tambah kecewanya lagi saat kami membatu memadamkan api pihak perusahaan hanya menonton seolah olah pembiaran,” cerita dia.

Sementara itu Bupati Musi Rawas H.Hendra Gunawan, tutur prihatin dengan laporan stafnya jika pihak perusahaan hanya menonton orang memadamkan api.

“Saya tidak mau lagi dengar jika staf saya memadamkan api pihak perusahaan hanya menonton, itu sama saja tidak ada peri kemanusian,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0406 MLM, Letkol Inf M A’an Setiawan mengatakan, minggu lalu dirinya sangat marah dengan beberapa perusahaan dan masyarakat yang sering terjadi kebakaran.

Karena, dalam berita di TV Predisen RI Jokowi menegaskan kepada kepala Daerah jika tidak bisa tanggani Karhutlah silakan copot kepala daerah.

“Saya menegaskan bahwa setiap perusahaan yang ada di Kabupaten Mura harus ada alat pemadam kebakaran,” ucapnya.

Dirinya menegaskan kepada Dinas Perkebunan untuk melakukan valisidasi data, berapa hektar perkebunan yang bisa memadamkan dari satu kendaraan pemadam.

“Penyakit seperti ini setiap tahun selaluh terjadi, bahkan kebakaran memang sengaha dibakar. Dan kebanyakan api bersumber dari perushaan perkebunan,” tegasnya. (Ain)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.