Dugaan Jual Beli Jatah Umrah Gratis Sama Saja Melecehkan Niat Baik Gubernur Sumsel

Selasa, 13 Desember 2016
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Adanya pemberitaan jual beli jatah umrah program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), harus diusut tuntas.

Karena di samping hal tersebut menyalahi juga jelas-jelas melecehkan niat baik Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Read More

Abdul Ghoni Direktur Pusat Studi Pembangunan Sumsel, Selasa (13/12/2016), mengatakan, sangat tidak etis bila penghargaan atau hadiah yang diberikan Gubernur ditukar atau bahkan diperjualbelikan.

“Apalagi ini menyangkut ibadah, tentunya terlalu riskan dijadikan ajang bisnis. Konon, yang diperjualbelikan ini sampai sepuluh  orang. Jelas hal tersebut terencana dan terkoordinir,” imbuh Ghoni.

Pemprov Sumsel sendiri tiap tahunnya secara rutin memberangkatkan jamaah umrah secara gratis kepada sejumlah tokoh masyarakat, veteran, para teladan, guru ngaji, dan orang yang memberikan sumbangsih untuk Sumsel serta unsur lainnya.

Maka dari itu, menurut Ghoni, bisa saja umrah tersebut digantikan pihak lain seperti keluarga dekat jika memang yang bersangkutan berhalangan.

“Kalau sakit misalnya, saya rasa dapat digantikan anaknya atau ditunda keberangkatannya tahun depan. Tetapi kalau sampai diperjualbelikan, ini pelecehan terhadap Gubernur. Untuk itu harus diusut tuntas atau bahkan jika terpenuhi unsur pidana, maka harus diseret ke meja hijau,”  tambahnya.

Sebagaimana diberitakan, persoalan ini mencuat setelah seorang pengurus SFC yang namanya sudah diusulkan tetapi tidak memperoleh panggilan pihak terkait untuk diberangkatkan.

Diperoleh keterangan bila untuk tahun ini SFC hanya mendapat jatah berangkat 20 orang. Dan dari jumlah tersebut sebagian digantikan orang lain dengan berbagai alasan. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts