Dua Pelaku Hipnotis, Jual Emas Palsu Ditangkap Polisi

Dua pelaku hipnotis dan jual emas palsu diciduk polisi.

Laporan : Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Dua pelaku hipnotis, Kusi Chandra (35) warga Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang dan Sapion Nasution (47) warga Dusun Petaling Kampung II, Kecamatan Lais, Kabupaten Banyuasin, diamankan Tim Opsnal Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, Selasa (224/11/2020).

Bacaan Lainnya

Kedua pelaku diciduk polisi karena diduga melakukan hipnotis dan menjual emas palsu kepada Eni Herlina (33) warga Dusun I, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten OKI.

Kedua pelaku memulai aksinya di Pasar 16 Ilir, Palembang, Senin (23/11/2020), dengan modus minta ditunjukkan arah ke Pasar 26 Ilir, Palembang.

“Korban ini tidak saling kenal sama pelaku. Jadi alasan memberi petunjuk arah, tetapi malah korban dihipnotis,” kata Penjabat Sementara (PS) Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat melalui kanit Pidum dan Tekab 134, AKP Robert Shiombing, Selasa (24/11/2020).

Korban yang bersedia membantu menunjukkan arah Pasar 26 tadi, dibawa menggunakan angkot. Selama berada di angkot, korban diajak ngobrol. Tanpa disadari, korban pun dibawa ke kawasan Lemabang, Palembang.

“Sesampai di lokasi, pelaku Kusi, mengeluarkan tiga kalung emas dan memberikan satu ke korban, untuk membeli seharga Rp7 Juta,” terang Robert.

Guna meyakinkan korban, jika itu emas asli, Kusi juga menjual kepada Sapion, yang tak lain adalah teman komplotannya.

“Pelaku Sapion mengeluarkan uang Rp100.000 selembar dengan gulungan kertas, untuk berpura-pura membeli emas palsu tersebut agar korban bisa percaya,” katanya.

Sempat terbuai, tapi kemudian korban tersadar dan langsung mengundang perhatian warga. Kebetulan pada saat kejadian, ada petugas yang melintas sehingga pelaku berhasil diamankan dengan barang buktinya tiga kalung emas palsu dan uang Rp100.000 beserta gulungan kertas. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.