Dua Pelajar Raih Juara Olimpiade Bahasa Jerman Nasional 2026, Wakili Indonesia ke Jerman

Writer: - Sabtu, 24 Januari 2026
Foto dari kiri ke kanan: Zulkarnain (Guru bahasa Jerman IGS), Rahmad Ardhani Arba'a (Juara 5 NDO 2026, siswa SMA Ignatius Global School Palembang), Sydney Venecia (Juara 1 NDO 2026, siswi SMA Ignatius Global School Palembang), Kheiren Valentine Husnafsky (Juara 1 NDO 2024, perwakilan Indonesia di IDO Göttingen 2024, siswi SMA Ignatius Global School Palembang). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Jakarta, Sumselupdate.com – Dua pelajar Indonesia berhasil meraih juara pertama dan kedua dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional 2026 dan akan mewakili Indonesia pada Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional di Mannheim, Jerman, Juli mendatang.

Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional 2026 diikuti 80 pelajar dari 59 SMA/SMK/MA yang berasal dari 26 provinsi di Indonesia. Kompetisi ini digelar pada 21 Januari 2026 di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta.

Read More

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Goethe-Institut Indonesien bekerja sama dengan Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI), serta didukung oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen dan BGTK Provinsi DKI Jakarta. Olimpiade ini merupakan ajang tahunan bagi pemelajar bahasa Jerman berusia 15 hingga 17 tahun.

Wakil Direktur Goethe-Institut Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, Ulrike Drissner, mengapresiasi peran para guru serta semangat para peserta yang telah berkompetisi.

“Olimpiade Bahasa Jerman ini tidak akan mungkin terlaksana tanpa para guru yang berdedikasi, yang setiap hari menginspirasi generasi muda untuk mencintai bahasa Jerman. Sesuai dengan semangat Olimpiade, seluruh finalis menunjukkan bahwa keberanian untuk berpartisipasi dan berkembang sama pentingnya dengan kemenangan,” ujarnya.

Dalam upacara pengumuman pemenang yang digelar di BGTK Provinsi DKI Jakarta, Kamis (22/1/2026), Sydney Venecia dari SMA Ignatius Global School Palembang dinobatkan sebagai juara pertama. Sementara juara kedua diraih Nicole Alexandra Prayugo dari Saint John’s Catholic School BSD.

Keduanya akan melanjutkan perjuangan pada Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 13–22 Juli 2026 di Mannheim, Jerman.

Ajang tersebut akan diikuti sekitar 115 pelajar dari lebih dari 60 negara dan diselenggarakan setiap dua tahun sekali.

Juara ketiga diraih Dzaki Putra Indrastata dari SMA Negeri 3 Yogyakarta, disusul Pierre Adriano Panggabean dari SMAK 7 Penabur Jakarta sebagai juara keempat.

Juara kelima diraih Rahmad Ardhani Arba’a dari SMA Ignatius Global School Palembang, dan juara keenam diraih Ailsya Zivana Khaalidiyya dari SMA Al Hikmah Surabaya.

Pemenang peringkat ketiga hingga keenam memperoleh beasiswa kursus bahasa Jerman serta kesempatan mengikuti ujian Goethe-Zertifikat di Goethe-Institut Jakarta atau Bandung.

Upacara pengumuman pemenang turut dihadiri para guru pendamping finalis, perwakilan ASEAN Affairs Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia Dr. Philipp Hirsch, Kepala BGTK Provinsi DKI Jakarta Erfan Agus Munif, Kepala Pusat Prestasi Nasional Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, serta Ketua IGBJI Ekadewi Indrawidjaja.

Sebelum melaju ke tingkat nasional, para finalis telah melewati babak penyisihan yang diikuti sekitar 1.500 siswa dari 321 SMA, 31 SMK, dan 28 MA. Seleksi berlangsung pada November hingga Desember 2025 di 17 lokasi ujian yang tersebar di 26 provinsi.

Dalam olimpiade tingkat nasional ini, peserta diuji kemampuan berbahasa Jerman pada tingkat A2 atau pemula lanjutan, meliputi keterampilan membaca, menyimak, menulis, dan berbicara.

Untuk sesi membaca, menyimak, dan menulis, peserta diberikan waktu 90 menit. Sementara pada sesi berbicara, peserta dibagi ke dalam kelompok beranggotakan tiga orang untuk mempresentasikan tema tertentu selama 15 menit di hadapan dewan juri.

Sejak diinisiasi pada 2008, Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional secara konsisten menjadi wadah promosi bahasa Jerman di Indonesia serta mendorong pelajar muda mengembangkan kompetensi bahasa asing mereka.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts