Dua Jam Setelah Dilantik, PJ Sekda Kabupaten Empat Lawang Meninggal Dunia, Sakit Apa?

Suasana pelantikan Drs Mahalisi, SH, MSi menjadi Pj Sekda Empat Lawang sesaat sebelum meninggal dunia, Kamis (7/1) siang.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah berduka cita.

Bacaan Lainnya

Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaiknya, Drs Mahalisi, SH, MSi, meninggal dunia, Kamis (7/1) sekitar pukul 16.40 WIB, di RSUD Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Duka lebih mendalam lagi, karena almarhum Mahalisi baru sekitar dua jam dilantik sebagai Penjabat (PJ) Sekda Kabupaten Empat Lawang, menggantikan Edison Jaya yang memasuki masa pensiun.

Informasi yang berhasil dihimpun Sumselupdate.com, almarhum Mahalisi dilantik sebagai Pejabat (PJ) Sekda Empat Lawang oleh Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad, Kamis (7/1) di ruang rapat Madani Setda Empat Lawang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Setelah acara pelantikan dan pengambilan sumpah selesai, dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada PJ Sekda yang baru saja dilantik.

Setelah itu, almarhum Mahalisi kembali ke ruangan Asisten I. Beberapa saat di ruangan tersebut, almarhum sempat pingsan dan langsung dilarikan ke RSUD Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan.

“Sempat tidak sadarkan diri di ruangan Asisten I, setelah sesaat pelantikan tadi,” ujar salah satu pegawai yang ada di Setda Empat Lawang.

Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang, langsung menuju RSUD Tebing Tinggi saat mendapatkan kabar duka tersebut.

“Kita baru dapat informasi, Pak Mahalisi meninggal dunia,” ungkap Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad, didampingi Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana seraya bergegas menuju mobil dinasnya.

Secara terpisah, salah satu anggota DPRD Empat Lawang, Dedi Haryanto mengatakan, almarhum Mahalisi merupakan orang baik dan bisa menjalin komunikasi dengan anggota DPRD Empat Lawang, saat almarhum menjabat sebagai Sekwan beberapa waktu lalu.

“Meski posisinya sebagai ASN, almarhum ini dikenal di setiap kebijakan yang diambil pasti berkoordinasi dengan para anggota legislatif. Almarhum tahu mana yang hak dan kewajiban sebagai seorang Sekwan,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, cukup terkejut mendapatkan informasi bahwa almarhum Mahalisi meninggal dunia.

“Sempat kaget dan tidak percaya mendengar kabar tadi, yang jelas almarhum orang baik,” tukasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.