Tragis, Dua Bocah di Palembang Tewas Tenggelam di Kolam Galian

Selasa, 11 Februari 2020
Kedua jenazah saat berada di ruang pemulasaran.

Palembang, Sumselupdate.com – Dua bocah ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian batubata di Lorong Cempedak, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Sukarame. Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (11/2/2020) sekitar pukul 16.00 WIB

Dua korban  diduga tenggelam setelah bermain di sekitar kolam galian tersebut. Tubuh kedua korban ditemukan  oleh  buruh batubata tersebut dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Read More

Data dihimpun di lapangan, kedua korban masing-masing bernama Rizki Pratama (13), warga Komplek Mega Asri 2 Palembang dan Hoirul Anam (14), warga Kompleks Mega Asri I, Palembang.

“Pamit keluar rumah mau bermain sama dengan teman-temannya, biasanya sekitar jam empat sudah pulang  tapi tidak tau tadi kenapa tidak pulang-pulang,” kata nenek Rizki Pratama saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Sumsel.

Menurutnya, mengaku tidak mengenal teman cucunya yang  ikut tenggelam di kolam galian tersebut, “Biasa saya kenal semua temannya main siapa saja. Tapi kali ini tidak tahu sama sekali. Mendapatkan kabar dari video temannya, kalau tidak video tersebut mungkin tidak tau sama sekali,” ujarnya.

Dikatakannya, usai mendapatkan kabar itu langsung memberitahu tetangga dan orangtua korban. “Ngapo pulok dio main jauh nian itu padahal memang dak pacak berenang. Dio cucung aku Pak. Wongtuonyo ado di Kertapati,” ungkapnya menahan tangis.

Kasat Reskrim Polsek Sukarami Palembang. Iptu Hermansyah mengatakan, pihaknya mendapatkan kabar dari masyarakat setempat bahwa telah ditemukan mayat anak kecil berinisial R dam H dengan kondisi sudah meninggal dunia.

“Keduanya ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di kolam bekas galian batubata, diduga kedua tewas tenggelam di lokasi tersebut lantaran tidak bisa berenang,” katanya.

Kasat mengatakan, untuk sementara korban akan dilakukan visum di RS Bhayangkara Palembang. Sementara kolam tersebut akan dipasang police line. “Pemasangan garis polisi untuk kepentingan penyelidikan dan agar tidak ada korban jiwa yang bermain di lokasi kejadian karena kedalaman kolam belum kita ketahui,” pungkasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts