Sidang Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tanah Hadirkan Pihak BPN Palembang

Suasana sidang gugatan.

Palembang, Sumselupdate.com – Sidang lanjutan gugatan antara Arifin Theng selaku penggugat melawan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palembang (tergugat) dan Lucia Theng sebagai tergugat intervensi kembali dilanjutkan.

Dalam persidangan yang mengagendakan pembuktian surat terkait kepemilikan lahan seluas 623 meter persegi di Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sumatera Selatan.

Bacaan Lainnya

Di mana proses persidangan yang dimulai pukul 14.00 dipimpin Darmawi, SH dan  dihadiri oleh pihak penggugat dan tergugat.

Persidangan sendiri, tergugat intervensi menghadirkan saksi yang juga merupakan keluarga penggugat dan tergugat intervensi. Dari keterangan saksi, bahwasanya siapa yang memiliki merupakan yang tinggal di atas objek sengketa tadi.

“Bukti surat yang kita hadirkan ke persiangan yang bukti surat tahun 1966 yang membuktikan bahwasanya Lucia Theng dan ibunya sudah tinggal di tempat tersebut sejak lahir. Selain dalam surat pengakuan hak tertulis di tahun 1940-an. Kita juga punya sertiikat atas nama Lucia Theng,” ujar kuasa hukun tergugat Intervensi, Ridho Junaidi SH di sela-sela persidangan di PTUN Palemban.

Di samping itu, dikatakan Ridho, kliennya tersebut memang sudah berada di objek sengketa ini sejak dilahirkan. Apalagi antara Lucia Theng dan ibunya ini, memang memiliki hubungan keluarga.

“Dari sini jelas, bahwasanya klien kami ini terbukti juga memiliki hak dan bukti atas kepemilikan objek sengketa tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, kuasa hukum penggugat, Marusaha Hutajulu, SH mengatakan, pihaknya dalam persidangan ini belum melihat dari pihak tergugat intervensi menghadirikan bukti kepemilikan surat sebagaimana gugatan yang diajukan.

Sedangkan yang dihadikran oleh kuasa hukum tegugat intervensi ini hanyalah bukti domisili dari Lucia Theng. “ Kita masih menunggu bukti surat terkait kepemilikan objek sengketa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Majelis hakim, Darmawi, SH mengungkapkan, persidangan ini beragendakan pembuktian surat dan keterangan saksi dari para pihak terkait kepemilikan atas objek sengketa dimaksud. “Kita melihat bukti-bukti dari para pihak,” tandasnya. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.