DPRD Sumsel Sarankan Nama Pelabuhan Internasional Tanjung Carat Gunakan Nama Banyuasin

Sabtu, 13 Maret 2021
Ketua Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPRD Sumsel, M.F. Ridho.

Palembang, Sumselupdate.com – Komisi IV DPRD Sumsel menyarankan Pemerintah Provinsi Sumsel agar penamaan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat dengan mengikutsertakan nama wilayah di mana pelabuhan tersebut berada. Saran ini disampaikan agar nama Banyuasin lebih dikenal ke publik baik nasional maupun internasional.

“Saya pernah membaca bahwa ada pendapat yang menyebutkan nama pelabuhan internasional Tanjung Carat dengan menyertakan Palembang. Padahal kan pelabuhan itu berada di wilayah geografisnya Banyuasin. Jadi jangan menggunakan nama Pelabuhan Internasional Tanjung Carat, Palembang Sumsel tapi menggunakan nama Pelabuhan Internasional Tanjung Carat Banyuasin, Sumsel,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, MF Ridho kepada wartawan, Sabtu (13/3).

Read More

Menurut Ridho, penamaan pelabuhan internasional Tanjung Carat dengan mengikutsertakan nama wilayah Banyuasin selain identik dengan lokasi keberadaannya tapi juga akan berpengaruh dengan kemajuan kabupaten Banyuasin.

“Jangan orang tahunya pelabuhan ini Palembang tapi begitu datang ke sini masih 3 jam lagi ke Palembang. Jadi namanya harus Banyuasinlah. Kan namanya Sumsel Maju untuk Semua, kalau Palembang sudah maju, kenapa Banyuasin tidak dipakai supaya ikut maju juga,” tegas politisi Demokrat ini.

Apalagi sebagai anggota DPRD Sumsel yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Banyuasin, maka dirinya bertanggungjawab untuk memperkenalkan wilayah Banyuasin dan memajukannya dengan memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Kita ada pelabuhan Boom Baru, tidak ada namanya Boom Baru, Banyuasin  tapi Boom Baru Palembang. Kalau Tanjung Carat tidak ada nama Palembang itu pasti Banyuasin dalam peta, sehingga pelaku bisnis yang akan memanfaatkan  Pelabuhan Tanjung Carat nanti mereka  mencari lokasi pasti langsung ketemu, tapi kalau mencari lokasi Palembang makabtidak akan ketemu,” jelasnya.

Walaupun nama Pelabuhan Internasional Tanjung Carat belum ditetapkan secara sah, nama masukkan yang disampaikannya itu agar Pemerintah Provinsi Sumsel tidak salah saat akan memberikan nama dan mengesahkan dan meresmikan apabila pembangunan pelabuhan tersebut selesai dikerjakan.

“Ini kan dari titik lokasi geografis tempat pelabuhan itu di Banyuasin. Jadi sebelum ada kesalahan maka kita berikan masukan dan saran sehingga setelah pembangunan selesai dan peresmiannya nanti nama yang ada sudah tepat,” katanya. (bum)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts