DPRD Palembang Naik Pitam Terkait Asisten I Lantik Asisten IV

Gedung DPRD Palembang

Palembang, Sumselupdate.com –Dilantiknya Asisten IV Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Shinta Raharja menjadi Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), membuat sejumlah anggota DPRD kota Palembang naik pitam.

Bahkan para wakil rakyat ini mengancam akan melakukan hak interpelasi kepada Walikota Palembang, atas kebijakan melantik pejabat yang tidak lolos assessment.

Bacaan Lainnya

Firmasyah Hadi, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dengan tegas mengatakan, pihaknya segera memanggil walikota terkait kebijakannya tersebut.

Pasalnya pihaknya menilai, Walikota Palembang sudah mencederai aturan yang ada.

“Kami akan mempertanyakan kembali, atas dasar apa pelantikan terhadap pejabat yang tidak lolos assessment menjadi kepada Dispenda,” katanya, Rabu (13/7).

Menurutnya, atas hal tersebut, kemungkinan besar pihaknya akan melakukan hak interpelasi, agar Walikota tidak lalai lagi dalam menjalankan amanahnya sebagai pemimpin.

“Kami gunakan hak kami, yakni hak interpelasi terhadap Walikota Palembang,” katanya.

Harusnya, sambung Firmansyah, pejabat yang sudah dinyatakan tidak lolos assessment tidak bisa duduk dibangku Kepala Dispenda.

“Tapi, Walikota Palembang terkesan memaksakan yang bersangkutan untuk tetap menjadi kepala Dispenda. Palembang ini, tidak berhenti lagi dengan urusan seperti ini. Harusnya di Plt-kan dulu, jangan langsung defenitif. Tentu hal ini akan mengganggu kinerja,” ujarnya.

Anggota DPRD Palembang lainnya, Ade Victoria mengatakan, harusnya Walikota Palembang tidak asal-asalan dalam melantik pejabat, tentu harus menjalankan dahulu hasil assessment dan keputusan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Adanya roling pejabat ini harus sesuai aturan. Jangan sembarangan, kita lihat kedepan, mungkin Senin nanti, kami akan panggil,” kata politisi PBB ini.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan, Aidil Adhari mengatakan, ia belum mengetahui secara pasti soal aturan KASN. Tapi, apabila Walikota Palembang menyalahi aturan, ia meminta Walikota Palembang mengevaluasinya.

“Kalau sekarang kita belum mengetahui, salah atau tidak. Yang pasti, kami berharap, dengan adanya pelantikan tersebut, tidak mengurangi pendapatan asli daerah (PAD),” katanya.

Sebelumnya pada Selasa (12/7) di ruang rapat II, Setda Palembang, Asisten IV Setda Palembang dilantik menjadi kepala Dispenda, sementara Kepala Dispenda yang lama Agus Kelana dilantik menjadi Asisten IV.

Dalam pengambilan sumpah pelantikan yang dilakukan secara tertutup itu, dilakukan oleh Asisten I, Harobin Mustofa.. (ery)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.