DLH Muaraeanim Tidak Temukan Sumber Limbah di Sungai Bangke, Begini Tanggapan DPD IMM Sumsel

Minggu, 20 Februari 2022
Kondisi aliran Sungai Bangke yang bermuara di Sungai Enim

Muaraenim, Sumselupdate.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaraenim turun ke lapangan, terkait pencemaran Sungai Bangke, Desa Darmo, Kabupaten Muaraenim yang warnanya sempat menghitam. Namun, pihak DLH Muaraenim tidak menemukan sumber limbah yang sempat mengalir di sungai bangke tersebut.

Kepala DLH Muaraenim, Kurmin melalui Kabid Limbah Iskandar mengatakan, kalau pihaknya sudah turun ke lapangan dan menyusuri aliran sungai bangke. Namun, dari hasil tersebut tidak ditemukan sumber limbah yang diduga di buang ke aliran sungai bangke tersebut.

Read More

“Kita sudah kelapangan dan sudah menyelusuri aliran sungai. Kita tidak menemukan asal sumbernya dari mana limbah tersebut,” ungkapnya kepada awak media.

Iskandar menjelaskan, bahwa saat tim mengecek kelapangan bahwa ada dua kegiatan penambangan yang ada di dekat aliran sungai bangke ini. Salah satunya aktivitas PT Menambang Muara Enim (MME) dan satunya lagi kegiataan penambangan yang diduga tanpa izin.

Namun, dari hasil pengecekan tim dilapangan, pihaknya tidak menemukan sumber dugaan limbah yang sempat mengalir di sungai bangke tersebut. Baik itu dari PT MME maupun dari kegiatan penambangan yang diduga tanpa izin tersebut.

“Jadi, kami pihak DLH hanya melaporkan dari hasil yang kami temukan dilapangan. Kita tidak bisa menuduh jika kita tidak menemukan bukti sumbernya dari mana,” tuturnya.

Terpisah, Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumsel Bagian Lingkungan Hidup M Mahfuzd Tohir menyayangkan pihak DLH Muaraenim yang menyebut tidak menemukan sumber limbah yang di buang ke aliran sungai tersebut, ketika melalukan peninjauan lokasi.

Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumsel Bagian Lingkungan Hidup M Mahfuzd Tohir

Padahal, kata Tohir, kasus pencemaran sungai ini bukan hanya kali ini terjadi bahkan telah berulang kali.

“Dengan begitu bisa kita simpulkan ada apakah dengan DLH Muaraenim yang sebenarnya. Harapan dan saran kepada DLH Muaraenim agar dapat melakukan peninjauan lapangan dengan serius dan juga ditinjau ke arah Sungai Hesik, Sungai Owal dan Sungai Tilam,” paparnya.

Sebagai Putra Daerah yang terdampak langsung, Tohir menyebut jika pencemaran aliran Sungai Enim ini sudah lama terjadi namun tidak pernah terselesaikan selalu saja terulang kembali.

Hal ini ungkapnya sangat meresahkan bagi warga setempat yang masih membutuhkan kehidupan dari aliran Sungai Enim.

“Untuk itu kita akan mengawal kasus ini hingga terselesaikan. Kita akan mengajak rekan-rekan aktivis DPD IMM Sumsel untuk mengangkat kasus ini ke tingkat Sumsel bahkan hingga ke Pusat,” pungkasnya.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts