Dituding Edarkan Oli Palsu, Bengkel Chandra Motor Buka Suara, Sebut Ada Penggiringan Opini

Jumat, 11 Agustus 2023
Kasus dugaan penjualan oli palsu merek federal oil dari salah satu bengkel di kecamatan Betung, Banyuasin yang sempat ditangani oleh Subdit Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel berakhir dengan perdamaian.

Laporan, Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Kasus dugaan penjualan oli palsu merek Federal Oil dari salah satu bengkel di Kecamatan Betung, Banyuasin yang sempat ditangani oleh Subdit Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel berakhir dengan perdamaian melalui Restoratif justice antara pihak pelapor produsen federal oil dan pemilik bengkel Chandra.

Meski telah berdamai pemilik Bengkel Chandra Motor itu masih saja dibuat tidak tenang, sebab dalam kasus ada pihak yang berupaya memperkeruh situasi bahkan menakut nakuti konsumennya melalui sosial media Instagram dan kanal berita.

Tak terima dengan hal itu, pemilik bengkel Chandra Motor yang berlokasi di Jalan Lintas Palembang-Betung Kilometer 67 Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin akhir buka suara.

Menurut Chandra pemberitaan terkait perkaranya itu dinilai sebagai penggiringan opini, yang sengaja dilakukan oleh pihak tertentu yang akhirnya berdampak dengan terhadap usaha bengkel miliknya.

“Kasus dugaan penjualan oli palsu ini digoreng sedemikian rupa di sejumlah media online dan media sosial. Bahkan cenderung dengan sengaja memanfaatkan pihak-pihak lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan permasalahan ini,” tegas Muhammad Zulkifli Yassin,SH selaku kuasa hukum Chandra, Jum’at (11/08) sore.

Dimana Zulkifli juga menunjukkan surat perintah penghentian penyidikan oleh kepolisian tertanggal 7 Agustus 2023 yang ditandatangani oleh Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira

Bahkan disampaikan Zulkifli kliennya juga membuat vidio klarifikasi permohonan maaf, pasca pihaknya bersepakat damai dengan pihak pelapor.

Namun video klarifikasi itu justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk melakukan penggiringan opini sedemikian rupa di media sosial dan portal online guna menakut-nakuti konsumen dari Bengkel Chandra Motor.

Terkait, dengan penggiringan opini tersebut, Zulkifli menyebut pihaknya tengah mempertimbangkan untuk menempuh upaya hukum.

“Masih akan kami pertimbangkan karena dampak dari pemberitaan dan penyebaran informasi itu membuat usaha klien kami menjadi sepi, terjadi penurunan omzet lebih dari 50 persen,’ sebutnya.

Dijelaskan Zulkifli kasus ini dugaan oli palsu ini bermula dari dilaporkannya kliennya ke Polda Sumsel pada pertengahan Maret lalu.

Pelaporan itu setelah adanya sidak yang dilakukan oleh pihak produsen Federal Oil ke bengkel milik kliennya dimana hasilnya ditemukan satu boks berisi 24 botol oli mereka Federal Oil yang menurut mereka palsu.

“Sebetulnya oli itu dibeli istri saya dari salah seorang sales oli yang datang ke bengkel. Saat itu saya tidak berada di bengkel, sayapun sempat curiga itu oli palsu karena dari baunya saja tidak sama seperti oli yang saya beli selama ini,’ ungkap Chandra yang turut hadir dalam jumpa media.

Chandra juga mengaku sempat berkali-kali menghubungi sales oli tersebut meminta agar ditukar dengan oli yang lain. Namun, hingga akhirnya dari perwakilan Federal Oil yang didampingi polisi melakukan sidak ke bengkelnya sales oli tersebut tak kunjung datang.

“Oli itu telah saya pisahkan, tidak dijual karena takut mendapatkab komplain dari konsumen. Ternyata, pada saat Sidan itu ditemukan oleh pihak Federal Oil hingga saya dilaporkan ke Polda Sumsel,”tutup Chandra.

Terkait, Surat Perintah Penghentian Penyidikan dan telah dilakukan Restoratif Justice terhadap perkara yang menyandung Bengkel Chandra Motor itu dibenarkan oleh Kasubdit Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda AKBP Bagus Suryo Wibowo SIK MH.

“Pelapor sudah mencabut laporannya, karena itu merupakan delik aduan artinya kedua pihak sudah bersepakat berdamai. Sehingga proses hukumnya tidak berlanjut dan itu merupakan hak dari pelapor penyidik hanya melaksanakan,” ungkap AKBP Bagus saat dikonfirmasi Jumat (11/08). (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts