Palembang, Sumselupdate.com – Diterpa badai kencang, lima nelayan asal Kota Palembang melompat dari kapal dan akhirnya terombang-ambing di perairan Laut Kalimantan.
Beruntungnya, kelima nelayan nahas itu berhasil diselamatkan nelayan asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
“Benar kemarin malam kami dapat informasi dari Polsek Galesong, anak saya dievakuasi nelayan di sana,” ucap Rosila (52), salah satu orang tua korban nelayan asal Palembang yang terombang-ambing di Laut Kalimantan saat dihubungi Sumselupdate.com, Kamis (25/1/2024).
Adapun kelima nelayan asal Palembang itu Rio (20), Aning (42) Ramadhan (24), warga 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang.
Kemudian Aji (24), warga 14 Ulu, Kecamatan SU II Palembang dan Sultan (23), warga Tuan Kentang, SU 1 Palembang.
Baca Juga: Bandara Madinah Dilanda Badai Pasir, Jemaah Haji Indonesia Sempat Tertahan Lama di Dalam Bus
Untuk saat ini, kelima nelayan itu berada di Polsek Galesong di Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Rosila (52) orang tua dari Ramdhan (22) menjelaskan, anaknya berlayar bersama dengan empat rekannya itu sudah lebih dari 20 hari.
“Berangkat sejak tanggal 4 Januari lalu, tujuannya berlayar ke perairan laut Cilacap, tapi gak tau mungkin karena badai jadi sampai ke Kalimantan,” ucap dia.
Baca Juga: Badai Salju Hebat Sapu Yunani dan Turki, Pertama Kali Dalam 29 Tahun Terakhir
Namun hingga kini pihaknya belum mengetahui bagaimana cara keluarganya dapat kembali lagi ke Kota Palembang.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan Sumselupdate.com terus berupaya berkomunikasi dengan pihak Polsek Galesong. (**)











