Baturaja, Sumselupdate.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ogan Komering Ulu (OKU), belum mengetahui, berapa orang yang diterima bekerja serta yang belum diterima kerja. Baik lulusan sarjana maupun jenjang SMA. Sebab, para pencari kerja (pencaker-red) atau perusahaan tidak memberikan laporan.
“Padahal, harusnya mereka melapor. Enam bulan setelah mendaftar di Disnaker. Jadi, kami tidak tahu mereka sudah kerja atau belum. Kami gencar sosialisasi ke perusahaan agar mereka melaporkan penerimaan karyawan. Sejauh ini, perusahaan lokal cenderung patuh,” kata Kepala Dinas tenaga Kerja OKU, Hakim Makmun melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Kerja dan Produktifitas Kerja, Dadang Hudaya, Rabu (1/2/2017).
Dijelaskannya, pencaker tingkat sarjana di OKU mengalami peningkatan. Pada 2015 lalu jumlah pencaker tingkat sarjana ada 314 orang. Pada 2016 tembus 479 orang. Naik 165 orang atau 52 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah tersebut mendominasi jumlah pencaker di OKU. Di bawah pencaker lulusan SLTA yang tembus 1940 orang.
“Kenaikan jumlah pencaker untuk sarjana lantaran ada beberapa lowongan kerja. Seperti adanya perekrutan karyawan di PT Semen Baturaja, Citi Mall dan perusahaan swasta lainnya,” kata Makmun.
Bukan hanya jumlah pencaker tingkat sarjana saja yang mengalami peningkatan. Jumlah keseluruhan pencaker juga alami kenaikan. Yakni, pada 2015 lalu jumlah pencaker di OKU mencapai 1.857 orang. Pada 2016 naik menjadi 2838 orang. Naik 980 orang atau 53 persen.
Dari jenis kelamin, pencaker di OKU pada 2016 yakni 1.661 laki-laki dan 1177 perempuan. Kemudian dari tingkat pendidikan yakni SD sebanyak 42 orang, SMP ada 103 orang, SLTA ada 1940 orang, diploma ada 274 orang dan S1 ada 479 orang.
Untuk umur, pencaker usia 15-19 tahun ada 713 orang. Kemudian, 20-29 tahun ada 1852 orang. Selanjutnya umur 30-44 ada 251 orang dan umur 45-54 tahun ada 22 orang yang mencari pekerjaan. (Yan)











