Dipicu Kehilangan Motor, Agus Salim Tewas Dibantai Tetangga

Minggu, 26 Juni 2016
Mayat Agus Salim di lokasi pembantaian.

Inderalaya, Sumselupdate.com – Dilatarbelakangi kehilangan sepeda motor, nyawa Agus Salim (35), warga Dusun 4, Desa Talang Balai Lama, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), justru melayang.

Korban Agus Salim menemui ajal setelah dibantai tetangganya Meki Windari (30) dibantu dua kerabatnya Mirnaus alias Naus (34) dan E (DPO).

Read More

Peristiwa pengeroyokan berdarah ini terjadi di belakang rumah salah seorang pelaku di Dusun 4 Desa Talang Balai Lama Tanjung Raja, Sabtu (25/6) pagi.

Korban tewas dengan puluhan luka bacok di sekujur tubuhnya, yakni luka bacok di tangan kiri sebanyak tiga liang, luka bacok jari kelingking, jari manis kanan, luka bacok di leher belakang, luka bacok di perut, luka bacok di pipi sampai dagu, serta luka bacok tak beraturan di kepala bagian belakang.

Usai menghabisi nyawa korban, kedua pelaku Mirnaus dan Meki, menyerahkan diri ke Mapolsek Tanjung Raja.

Sedangkan satu orang pelaku berinisial E tengah dalam pengejaran petugas. Dari tangan kedua pelaku yang tergolong masih sanak keluarga tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang panjang yang digunakan oleh pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

Saat ini unit reskrim Polsek Tanjung Raja tengah melakukan penyelidikan sembari memeriksa sejumlah saksi mata yang melihat langsung peristiwa pembunuhan itu.

Kapolres OI AKBP M Arif Rifa’i SIK melalui Kapolsek Tanjung Raja AKP Herman Rozie, SH mengungkapkan kejadian itu bermula korban beberapa hari lalu telah kehilangan sepeda motor.

Namun kemudian, sepeda motor milik korban yang hilang tersebut, ditemukan oleh korban di depan rumah pelaku bernama Meki di Dusun 4, Desa Talang Balai, Lama Tanjung Raja yang berjarak tak begitu jauh dari kediaman korban.

“Diduga sepeda motor milik korban itu, diambil oleh temannya sendiri,” jelas Kapolsek, Minggu (26/6).

Entah mengapa, akhirnya terjadi cekcok mulut antara korban Agus dan salah seorang pelaku bernama Meki. Diduga, korban menuduh keluarga pelaku telah mencuri sepeda motor miliknya.

Sehingga, terjadinya perkelahian berujung pengeroyokkan yang menewaskan korban.

“Namun yang pasti, saat ini kita tengah proses sidik perkara dan pelaku lain yang terlibat,” terang AKP Herman Rozie. (lip)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts