Palembang, Sumselupdate.com – Aksi kawanan jambret seperti tidak ada hentinya kali ini korbannya sepasang suami istri (pasutri) yakni Nisma Wati (55) dan Suparman (55) warga yang tercatat tinggal di Jalan DI Panjaitan Lorong Pahlawan I RT 13 Kelurahan Bagus Kuning Kecamatan Plaju Palembang. Sehingga keduanya harus kehilangan uang tunai Rp 2,2 juta dan satu handphone beserta surat surat berharga dan mengalami kerugian sebesar Rp 6,2 juta usai menjadi korban penjambretan.
Tak ayal atas kejadian ini korban melapor ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (20/10/2017).
Kepada petugas, korban menceritakan, kejadian jambret yang dialaminya bermula pada hari Kamis (19/10) sekitar pukul 14.20 WIB di depan Pangkalan Becak 7 Ulu dekat kampus Bina Sriwijaya Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.
Di mana saat itu, dirinya dan sang suami baru dari membesuk temannya. Saat dalam perjalanan pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor miliknya, dan melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba-tiba dari arah belakang sebelah kanan ada pelaku yang langsung memepet korban dari belakang dan langsung mengambil tas miliknya.
“Saya kaget tangan saya dipukul dulu Pak, karena kaget saya pun mengangkat tangan dan pelaku langsung mengambil tas milik saya yang diletakkan di tengah dan langsung kabur. Pelakunya satu orang Pak, menggunakan motor matik dan helm hijau Go-jek,” jelasnya.
Lanjutnya, di dalam tas tersebut berisikan kartu E-KTP, Kartu Keluarga (KK), Kartu Askes, Kartu Kopri, NPWP, buku tabungan dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank SumselBabel, Kartu PTK Guru, uang tunai sebesar Rp. 2,2 juta dan HP Nokia.
“Saya harap pelakunya dapat ditangkap Pak. Karena semua kartu penting ada didalam tas milik saya Pak,” harapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, SIK, melalui Ka SPK Ipda Dennie membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan jambret.
“Kita sudah melakukan olah TKP, dan korban sudah membuat laporan selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim untuk ditindaklanjuti,” katanya. (tra)











