PALI, Sumselupdate.com – Meski jalan poros simpang Raja-Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, khususnya rute angkutan kayu milik PT Musi Hutan Persada (MHP) yang saat ini tengah diperbaiki perusahaan, tetapi akibat hujan terus menerus membuat jalan tersebut hancur dan nyaris putus.
Sejumlah tokoh di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pun angkat bicara. Ada yang mendesak perusahaan membangun jalan sendiri, tak sedikit juga ada yang akan mengerahkan massa untuk menutup jalan tersebut agar tidak dilalui pihak MHP.
Namun untuk saat ini, tokoh pemekaran Kabupaten PALI, Iskandar Sinar Musi mendesak agar pihak PT MHP mempecepat pekerjaan perbaikan jalan tersebut. Karena ia menilai, pihak MHP lamban dan tidak serius dalam perbaikan jalan yang hancur akibat mobilisasi perusahaan itu.
“Sudah hampir dua bulan hanya ada beberapa titik yang diperbaiki. Sementara jalan tambah hancur dan putus, hanya mobil doble gardan yang bisa menembus jalan itu. Memang cuaca yang tidak mendukung, tetapi apabila dikerjakan sungguh-sungguh dan menambah pekerja dilapangan jalan itu tidak akan sehancur seperti itu,” tandasnya.
Iskandar juga meminta pihak PT MHP menghentikan sementara mobilisasi perusahaan, sebab kalau terus berjalan, jalan akan semakin hancur dan masyarakat yang kena imbasnya.
“Perbaiki dulu jalan itu, kalau sudah selesai silakan lewat lagi tapi jangan sampai menunggu hancur baru dilakukan perbaikan, agar semuanya lancar,” tukasnya.
Sementara itu Erwin Dounovan, perwakilan PT MHP menyatakan, pihaknya terus berupaya mengebut pekerjaan perbaikan jalan, hanya saja kendala cuaca yang tidak bersahabat menyebabkan pekerjaan terhambat.
“Kalau untuk menambah jumlah pekerja dilapangan bukan wewenang kami, tetapi kami tetap fokus perbaikan agar sesuai jadwal,” katanya. (adj)











