Dikeroyok Orang yang Diduga Bayaran, Antoni Laporkan GM Citraland

Anroni didampingi kuasa hukumnya saat membuat laporan di SPKT Polres Palembang

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com — Antoni AR, warga Perumnas Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar, Sumsel harus menahan rasa sakit di sebagian tubuhnya lantaran diduga dikeroyok oleh preman bayaran GM Citraland, Jumat (27/11/2020).

Bacaan Lainnya

Ditemui di SPKT Polrestabes Palembang, Antoni mengungkap, dirinya mengalami pengeroyokan saat mempertanyakan sebidang tanah yang sudah dirancang penjualan olehnya dan dijual kepada masyarakat.

“Kaplingan tersebut dibeli pihak Citra Land, namun ketika klien kita minta mediasi mengenai pembayaran sisa tanah kaplingan milik klien kita, bukannya mendapatkan pembayaran, malah menjadi korban pengeroyokan,” ujarnya Antoni melalui kuasa hukum Amin Teras SH.

Dipaparkan oleh Amin, kliennya memiliki surat tanah asli induk dan sudah diserahkan kepada pihak Citraland.

“Semua konsumen kaplingan yang membeli kaplingan sudah dibayar lunas, namun sisanya belum hingga kini dilunasi pihak Citra Land. Yang diterima malah pengeroyokan terhadap klien kita,”jelasnya.

Melihat kedatangannya tersebut, diduga GM Citra Land berinisial TN mengundang preman hingga melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Dari keterangannya Antoni, dirinya dipukul oleh delapan orang pria yang diduga bayaran GM Citra Land tersebut.

“Saya bersama istri saya saat kejadian, makanya saya tidak kemana-mana saat dikeroyok, apalagi melihat istri saya ketakutan di dalam mobil,” kata Antoni.

Antoni sendiri mengaku masih merasa pusing di bagian kepala belakang akibat pengeroyokan.

“Mereka yang menyerang, saya tidak kenal persis, tetapi saat kejadian langsung mengepung saya,” ungkapnya.

Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan sudah diterima di SPKT dan akan diteruskan ke Satreskrim,” tegasnya.

Terpisah, tim Sumselupdate.com berusaha mengkonfirmasi pihak Citra Land, namun hingga kini belum mendapat jawaban.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.