Muaraenim, Sumselupdate.com — Diduga korsleting listrik, satu unit rumah permanen milik pedagang pakaian yakni Nofrizal Chan warga RT O3, RW 04, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, habis terbakar, Kamis (12/10/2023) sekitar pukul 13.30 WIB. Meski tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Menurut dua saksi mata warga setempat yakni Asep dan Rudianto yang merupakan tetangga korban, api pertama kali terlihat secara tidak sengaja saat ia bersama istrinya mau pulang sekitar 13.30 WIB.
Saksi yang saat itu tengah melintas di depan rumah korban, melihat ada api di dalam rumah. Mendapati hal tersebut, ia secara spontan bersama istrinya berteriak minta tolong.
Dijelaskannya, lokasi kebakaran merupakan pemukiman padat penduduk.
Kemudian dirinya dibantu tetangganya Rudianto dan warga lainnya memberitahukan Ketua RT dan berupaya memadamkan api dengan cara mendobrak pintu depan lantaran rumah tersebut kosong sebab ditinggal pemiliknya berdagang dan sekolah.
“Kami langsung dobrak saja pak, ketika terbuka api sudah besar dan telah berada diruang tengah. Kami langsung berupaya melakukan pemadaman dan menghubungi Dinas PKP Muaraenim,” ujar Asep.
Sekitar 20 menit kemudian, lanjut Asep, petugas pemadam kebakaran datang dan langsung melakukan pemadaman dan yang baru api sekitar satu jam kemudian berhasil dipadamkan sehingga tidak menyambar ke rumah tetangga.
“Kalau saya lihat semuanya habis terbakar sebab api sudah besar. Tinggal bangunan dari beton saja yang tertinggal, kalau atap dan plafon dan perabotan semua hangus terbakar,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua RT 03, RW 04, Mutolib mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.30.
Pada saat kejadian rumah dalam kondisi kosong sebab pemiliknya berdagang sedangkan anak-anaknya sekolah sehingga tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil.
Untuk penyebabnya belum tahu pasti, namun diduga kuat akibat konsleting listrik sebab pada saat kejadian tidak ada penghuninya.
“Saya ketika diberitahu warga ada kebakaran, saya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau langsung ke lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau korban untuk sementara ditampung di rumah tetangga dan masih terlihat shock,” terangnya.
Terpisah, Kapolres Muaraenim AKBP Andi Supriadi membenarkan adanya kejadian kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik. Dan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil.
“Petugas kita sudah ke lokasi melakukan olah TKP dan memasang police line untuk pengamanan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(**)











