Baturaja, Sumselupdate.com – Mahasiswa se-Kabupaten OKU Raya yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mengelar aksi unjuk rasa damai di Universitas Baturaja, tempat di mana acara sosialisasi rekrutmen calon anggota komisioner Panwaslu kabupaten/kota tambahan se-Provinsi Sumsel pada Senin (25/6/2018) pagi.
Sayangnya kegiatan sosialisasi rekrutmen anggota Panwaslu tersebut tidak ada peserta. Kursi di auditorium Unbara yang disiapkan tak ada peserta sama sekali. Sementara ratusan mahasiwa tetap melakukan unjuk rasa.
Koordinator BEM OKU Raya Belly Nurahman mengungkapkan, BEM se-OKU Raya akan menjalankan peran sebagai agent of social control atau sebagai kontrol sosial terhadap timsel kabupaten/kota Provinsi Sumsel.
“Banyak animo masyarakat bahwa seleksi ini nanti hanya formalitas saja, oleh karena itu kami mengharapkan kepada penyelenggara (timsel) terlebih dulu bersih dari segala bentuk indikasi korupsi, titipan, intervensi partai dan harus bersifat transparan,” ucap Belly Nurahman saat ditanya wartawan di sela orasi tersebut.
Nah, adapun pernyataan sikap dari BEM OKU Raya dijelaskan Belly, ada lima poin antara lain mendukung timsel Panwaslu se-Provinsi Sumsel untuk menjaga integritas.
Mengencam keras intervensi partai politik, timsel Panwaslu harus mengumumkan hasil setiap tahapan seleksi, dan mengencam keras anggota timsel yang terindikasi menerima suap dan terlibat korupsi serta siap berkoordinasi dan aksi bersama BEM Sumsel jika terindikasi adanya kecurangan dalam proses seleksi.
“Jadi sekali lagi kami berharap timsel bisa transparan, kami tetap akan mengawasi,” tegas Belly.
Sementara secara singkat dua anggota timsel Dr Bambang Sulistyo saat menghampiri pendemo mengatakan sangat menyambut baik aksi tersebut. “Ke depannya, Insya Allah (kami) bekerja sesuai amanah,” jelasnya.
Lebih dari itu diungkapkan Bambang hampir 80 persen timsel dari akademisi, sisanya dari tim advokat. “Insya Allah tahapan seleksi mulai dari pemberkasan, tes CAT, psikologi akan kami sampaikan. Kami tetap akan menjaga netralitas profesional. Yakinlah itu,” jelasnya seraya mengatakan jika dirinya pribadi merupakan timsel kabupaten di luar OKU.
Selepas menyampaikan hal itu terhadap para pendemo, Bambang diminta untuk menandatangani pernyataan sikap yang diberikan mahasiswa, lalu Bambang mengajak massa untuk menghadiri kegiatan sosialisasi tersebut.
Pantauan di lapangan, kegiatan sosialisasi tersebut dimulai sekitar pukul 12.00, namun sebagian besar yang hadir para jurnalis yang meliput demo tersebut. (wid)











