Dibekap Sakit, Faiq Kerjakan Soal USBN Sambil Meringis

Kamis, 3 Mei 2018
Faiq Azzaki, siswa kelas VI SD Negeri 11 Kabupaten OKU mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional di Rumah Sakit RS ST Antonio tempat di mana ia dirawat, Kamis (3/5/2018).

Baturaja, Sumselupdate.com  Meski sedang sakit, M Faiq Azzaki (12), siswa kelas VI SD Negeri 11 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tetap semangat mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) hari pertama, Kamis (3/5/2018).

Penyakit mag yang dideritanya memaksa ia harus melaksanakan ujian di ranjang Rumah Sakit RS ST Antonio tempat di mana ia dirawat.

Read More

Zaki dengan semangat mengerjakan soal satu per satu, walapun sesekali ia harus meringis menahan sakit yang ia rasakan.

“Sudah hampir setengah bulan ini magg kronisnya kambuh, dan sudah lima hari ini diopname karena kondisinya semakin drop” kata Maulana, orang tua Faiq yang saat mendampingi anaknya melaksanakan USBN di rumah sakit.

Menurut Maulana, penyakit magg yang diderita anaknya merupakan penyakit kambuhan, memang sebelumnya diakuinya anaknya memiliki riwayat penyakit magg.

“Meski tangan masih harus dipasang selang infus, tapi kemauan anaknya kuat, jadi dia tetap ikut ujian. Apalagi sudah ditunjang obat-obatan kondisinya sudah mulai membaik, mudah-mudahan lancar,” harapnya.

Untuk memberikan semangat kepada Faiq, Kepala Dinas Pendidikan OKU Paranto, SPd, MM didampingi Kepala SD 11 OKU Erliyati, SPd berkunjung membesuk.

“Semoga ini dapat memotivasi Faiq agar tetap semangat, lekas sembuh dan lulus dengan hasil yang memuaskan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SD 11 OKU, Erliyati mengatakan, dalam kesehariannya di sekolah Faiq merupakan anak yang pendiam dan tidak banyak ulah. “Anaknya rajin di sekolah,” kata Erliyati.

Menurut Erliyati, pihak sekolah memberikan perlakuan khusus kepada Faiq yakni dengan mengantarkan soal ujian ke rumah sakit.

“Langsung ada pengawas dari pihak sekolah kita kirim ke rumah sakit,” tuturnya.

Meski ujian dalam kondisi sakit, namun menurut wanita berhijab ini, tidak ada istilah penambahan waktu untuk Faiq mengerjakan soal, durasi yang diberikan tetap sama pada peserta ujian pada umumnya yakni selama dua jam.

“Hanya saja jika peserta yang lainnya ujian di sekolah dimulai tepat pukul 08.00, untuk Faiq ada kelonggaran karena pengawas baru tiba sekitar pukul 08.00 lewat sebab pengawas ini datang dari sekolah, mungkin untuk Faiq ujiannya mulai sekitar pukul 08.30,” tandasnya. (wid)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts