Palembang, Sumselupdate.com – Jaidin (17) pelajar salah satu SMK swasta di Palembang menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan AD (15) siswa salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.
Akibat kejadain tersebut, Jaidin (korban, Red) mengalami luka bacok pada telapak tangan sebelah kiri hingga nyaris putus jari kelingking. Peristiwa itu terjadi Rabu (15/8) di depan SMP Negeri 36, Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang.
Tak terima dengan apa yang dialaminya anaknya tersebut, membuat ibu kandung korban yakni Sinawati (42) menandatangani Mapolresta Palembang. Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Sinawati mengatakan kejadian yang dialami putranya berawal saat ia hendak pergi ke sekolah.
Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban bertemu dengan terlapor yang langsung menantang nya untuk berkelahi, mendapat tantangan tersebut, lantas korban menerima tantangan dari terlapor.
Namun, naas saat masih berada diatas sepeda motornya tanpa disadari korban, terlapor langsung mengeluarkan pedang ke arah leher korban. “Jadi, anak saya menangkis menggunakan tangannya,” ujar ibu korban.
Lanjutnya, setelah kejadian tersebut terlapor langsung pergi meninggalkan korban. “Kemudian anak saya diantar pulang menggunakan sepeda motor oleh temannya, sambil mengangkat tangannya ke atas agar darah tak banyak keluar,” jelasnya.
Masih dikatakannya, terlapor membacok anaknya masih menggunakan pakaian sekolah. “Saya juga tak tahu, bagaimana bisa dia (AD) membawa sajam ke sekolahnya,” tanya ibu korban kepada petugas.
Diakuinya, ia terpaksa membuat laporan karena tak ada etikad baik dari pihak keluarga terlapor. Serta saat ini akan korban masih dirawat di RSUD Palembang BARI untuk menjalani operasi.
“Sudah saya tunggu Pak, tapi orangtuanya tak datang ke rumah. Padahal orangtuanya ketua RT di tempat berbeda,” ungkapnya.
Sementara itu Kasubag Humas Polresta Palembang AKP Andi Haryadi membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini masih ditindaklanjuti. (tra)











