Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Pasca adanya laporan warga Kota Pagaralam yang menjadi pasien RSUD Besemah, yang tidak mendapatkan pelayanan maksimal oleh oknum Dokter. Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam meminta pihak RSUD Besemah evaluasi surat perjanjian kerja untuk dokter spesialis.
Bukan saja hak para dokter yang harus dipenuhi oleh pihak RSUD Besemah, namun kewajiban para dokter yang bersangkutan juga harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
Pasalnya, pihak RSUD Besemah telah memberikan honor atau gaji kepada para dokter spesialis dengan jumlah cukup besar yaitu Rp20 juta perbulannya.
Ketua DPRD Kota Pagaralam Jenni Sandiyah mengatakan, berdasarkan hasil data yang dikumpulkan pihaknya, jumlah honor dokter spesialis di RSUD Besemah sama yaitu Rp20 juta perbulan.
“Jumlah itu cukup besar harusnya kinerja dan tanggungjawab para dokter spesialis terhadap pasien juga harus maksimal karena gaji mereka sudah besar,” ujarnya.
Melihat masih adanya keluhan warga atau pasien terkait layanan oknum dokter spesialis yang kurang maksimal, untuk itu pihak dewan Pagaralam meminta pihak RSUD Besemah harus mengevaluasi kinerja serta surat kontrak dokter spesialis yang ada.
“Pasalnya dikabupaten tetangga, biasanya jika dokter spesialis yang tidak masuk atau pada jam prakteknya maka akan mendapat pengurangan honor sesuai waktu absennya,” katanya.
Harusnya ini juga diberlakukan di RSUD Besemah, agar para dokter dapat bekerja dengan baik dan pihak rumah sakit punya aturan tegas.
“Pasalnya jika tidak ada aturan itu maka akan ada ketimpangan antara dokter yang rajin masuk dengan dokter yang sering absen pasalnya honor mereka akan tetap sama,” ungkapnya.
Jenni menegaskan jika tugas dan tanggung jawab dokter spesialis harus sesuai dengan honor yang mereka terima.
“Jangan sampai pihak RSUD Besemah telah mengeluarkan biaya besar untuk honor dokter spesialis namun masih ada oknum dokter yang tak tahu tugas dan dan kewajiban mereka terhadap pasien,” tegasnya.
Sementara itu, sebelumnya Kepala RSUD Besemah dr Yunita mengatakan, terkait adanya laporan masyarakat tersebut, pihaknya akan mengecek langsung rekam medis pasien tersebut.
“Kita akan cek dulu riwayat medis pasien yang bersangkutan. Karena jika masuk ke IGD maka akan ditangani dulu dokter jaga. Jika sudah ditagani nanti dokter jaga yang merujuk ke dokter beda. Kita juga akan melihat jadwal dokter bedah mana yang jaga saat pasien tersebut masuk pasalnya kita ada dua dokter spesialis bedah,” ungkapnya. (**)











