Palembang, Sumselupdate.com – Guna mencari bibit panjat tebing di usia dini, Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel akan fokus di penyelenggaraan kompetisi dan pembinaan.
Ketua Umum FPTI Sumsel Beni Hernedi mengatakan, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menciptakan generasi untuk atlet panjat tebing, oleh karena itu ke depan pihaknya akan membuka program sekolah panjat tebing di Sumsel.
“Jadi kami ke depan, selain menargetkan akan memperbanyak kompetisi panjat tebing di Sumsel, karena fasilitas untuk panjat tebing sendiri sangat baik, maka kami kedepan akan membuka sekolah panjat tebing. Sekolah ini bisa berupa seperti penitipan anak yang akan dilatih memanjat dengan keamanan yang sangat baik,” ujarnya.
Menurut pria yang menjabat Wakil Bupati Musi Banyuasin ini, dengan adanya sekolah panjat tebing ini sendiri diharapkan akan muncul pelapis maupun penerus dari Hinayah, yang sudah berhasil meraih medali emas pada ajang Asian Games 2018 lalu.
“Jadi FPTI Sumsel sendiri bukan saja akan fokus kepada pembinaan usia dini saja, tapi para atlet yang ada itu akan diikut sertakan dalam kejuaraan baik nasional maupun internasional. Salah satunya kejuaraan yang akan diikuti dalam waktu dekat adalah, Road to National Junior Series di Pekanbaru mendatang,” ujarnya.
Sekolah tersebut rencananya akan didirikan untuk dua kategori, junior dan senior. Nanti untuk anak, disediakan untuk usia 7 tahun, mulai dengan pola penitipan anak. Orangtua yang bekerja silahkan titipkan kepada kami tentu dengan dunia anak. Selain itu juga untuk level senior, pihaknya akan memanggil pelatih minimal level nasional. Sebab jika sudah level senior, dibutuhkan konsentrasi yang tinggi pula.
“Semua ini akan dilakukan tahun depan. Hal tersebut untuk mengakomodir bibit-bibit unggul yang berpotensi menjadi atlet level nasional,” bebernya.
Selain itu untuk menunjang pembinaan, FPTI Sumsel akan memanfaatkan fasilitas berupa venue Panjat Dinding yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Yaitu dengan cara mengadakan kejuaraan-kejuaraan di sana.
“Kami ingin memanfaatkan fasilitas yang baik ini, kita akan menjadi tuan rumah level nasional, internasional dan dunia,” tambahnya.
Apalagi, saat ini sudah banyak pihak-pihak yang berkeinginan membantu dunia Panjat Dinding. Seperti Eiger yang mensupport peralatan para pelaku olahraga alam tersebut, dan lain-lain.
Hal senada juga dikatakan Mamay Sumarna Salim (Kang Mamay) Founder Eiger Brand yang juga salah satu sesepuh FPTI Indonesia mengatakan, mengapresiasi rencana FPTI Sumsel ini, apalagi dengan fasilitas yang ada di Jakabaring itu sangat baik.
“Jadi dengan fasilitas yang ada itu FPTI Sumsel sudah berkewajiban untuk melahirkan bibit-bibit baru atlet panjat tebing,” katanya.
Kang Mamay menambahkan, selain pembinaan yang harus dilakukan FPTI Sumsel juga berdasarkan kalender FPTI masih banyak kejuaraan-kejuaraan baik nasional maupun internasional yang akan di selenggarakan. Oleh sebab itu FPTI Sumsel harus sebisa mungkin untuk membawa kejuaraan tersebut ke Jakabaring, karena sangat disayangkan venue sebagus itu tidak dimanfaatkan.
“Ya tahun depan itu banyak sekali kejuaraan panjat tebing, salah satunya itu sangat memungkinkan kejuaraan yang sudah rutin dikegar itu Eiger Independence Sport Climbing Competition (EISCC) akan di gelar di Sumsel,” bebeenya.
Sementara itu, Chief of Indonesia Eiger Adv. Tropical Team Galih Donikora mengatakan saat ini pihaknya akan terus mensupport para pelaku olahraga Panjat Dinding ini dari segi peralatan dan lain-lain. Bahkan, Eiger saat ini merambah sisi Urban, tidak hanya Adventure.
“Kita hadir tidak hanya menfasilitasi pendaki tapi juga hobi, motor dan jadi bagian dari yang melekat di badannya,” jelasnya.
Kang Galih sapaan akrabnya ini menjelaskan, keputusan memilih FPTI Sumsel ini didasari oleh kepentingan kedua belah pihak untuk memajukan prestasi atlet panjat tebing Indonesia di mata dunia, sekaligus menjadikan produk karya anak bangsa sebagai tuan rumah di negeri sendiri. Mengenai keputusan kerjasama dengan FPTI Sumsel ini, pihak Eiger juga sudah merencanakannya ke dalam rangkaian perencanaan pengembangan produk.
“Kerjasama paling baru antara Eiger itu mensuport segala fasilitas di setiap kegiatan FPTI, diharapkan dengan kerjasama ini akan meningkatkan prestasi yang membanggakan,” pungkasnya. (tra)











