Martapura, Sumselupdate.com – Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi meninjau kandang hewan ternak milik kelompok atau komunal di Desa Pemetung Basuki, Kecamatan BP Peliung, Kamis (11/10/2018). Kholid mengapresiasi sistem pengelolaan kandang sapi yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat ini.
“Desa Pemetung Basuki ini bisa dijadikan sentra perternakan sapi, diantaranya yang berkembang saat ini adalah jenis sapi limosin, metal dan brahman. Untuk jalur Komering akan dijadikan sentra ikan air tawar dan holtikultura,” jelas Kholid.
Selain peternakan dan perikanan, orang nomor satu di Bumi Sebiduk Sehaluan ini juga serius menjadikan Kabupaten OKU Timur sebagai penghasil buah-buahan.
“Jalur komering kan sudah terkenal penghasil buah. Namun saat ini adalah bagaimana kita bisa mengembangkan sentra tersebut menjadi lebih besar lagi, termasuk dari jenis buah yang dihasilkan lebih bervariasi dan berkualitas. Kita sedang menuju kearah itu,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) OKU Timur H Sujarwanto SP MM, melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Muhammad Irsadi memaparkan bahwa kandang komunal yang berada di desa Pemetung Basuki ini dalam satu area memiliki sekitar 30 kandang dengan jumlah sapi lebih dari 50 ekor.
“Metode kandang komunal ini bisa sebagai contoh bagi peternak sapi dalam pengelolaan bersama. Saat ini metode seperti ini sudah banyak diterapkan di hampir setiap desa di OKU Timur. Tentunya kita optimis mempertahankan dan meningkatkan peternakan sapi di OKU Timur sebagai penghasil sapi ternak terbesar di Sumsel,” harapnya. (mat)











