Cukai dan Harga Rokok Naik, Adakah Pengaruh ke Stunting?

Ilustrasi

Jakarta, sumselupdate.com – Data dari BPS (Badan Pusat Statistik) di Indonesia menunjukkan rokok sebagai prioritas belanja kedua setelah beras yang memberikan sumbangan cukup besar pada kemiskinan baik di perkotaan maupun pedesaan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan harga rokok kretek filter menjadi faktor utama penyumbang kemiskinan. Harga rokok memiliki andil terhadap kemiskinan 11,38 persen di pedesaan dan di perkotaan 12,22 persen.

Bacaan Lainnya

“Rokok ini terus naik, inflasi dari rokok ini naik. Rokok naik (belanjanya-red) kok nggak ada yang complain ya,” kata Suhariyanto kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Untuk mengendalikan harga rokok yang dianggap cukup murah dan bisa dijangkau sebagian besar masyarakat, pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk menaikkan cukai rokok sebesar 23 persen yang berimbas pada kenaikan harga rokok 32 persen.

Jika dibiarkan terus menerus, persoalan ini bisa berimbas pada kondisi bayi stunting atau tubuh pendek akibat masalah gizi kronis. Belanja rokok yang cukup besar membuat masyarakat miskin tak mampu lagi membeli bahan makanan pokok dan membuat gizi ibu hamil dan bayi yang sedang dalam masa menyusui tak tercukupi.

Padahal ibu hamil dan menyusui perlu konsumsi makanan yang sarat gizi. Namun hingga saat ini, proporsi konsumsi buah dan sayur kurang pada penduduk masih sangat bermasalah yaitu sebesar 95,5 persen.

“Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan perilaku makan buah dan sayur yang cukup, yakni 5 porsi per hari sesuai anjuran WHO, baru mencapai 5 persen,” kata Menkes RI, Nila F Moeloek.

Stunting bukan hanya berkenaan dengan kurangnya gizi kronis tapi juga berpengaruh terhadap angka kemiskinan yang cenderung terpelihara. Diharapkan, kenaikan cukai dan harga rokok mampu mengurangi proporsi angka perokok aktif di Indonesia. (adm3/dtc)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.