Colorful Muaraenim Festival Ditiadakan, 70 Persen Anggarannya Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

Selasa, 16 Juni 2020
Ilustrasi

Muaraenim, Sumselupdate.com – Wabah Virus Corona atau Covid-19 tidak hanya berdampak secara ekonomi semata, namun berdampak pula pada berbagai macam kegiatan dan agenda yang sudah direncanakam oleh Pemkab Muaraenim.

Adapun agenda tahunan yang telah terencana di Kabupaten Muaraenim yaitu Colourful Muaraenim Festival 2020.  Sebanyak 22 agenda yang sudah direncanakan sepanjang tahun 2020 ini harus ditunda dan anggarannya pun dialihkan.

Read More

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Isdrin melalui Kabid Pemasaran Pariwisata Erwin Faisal menerangkan seiring dengan dikeluarkannya keputusan bersama Mendagri dan Menkeu terkait percepatan penyesuaian APBD tahun 2020 seiring terjadinya bencana non alam Covid 19 dan hasil Rapat bersama dengan Bupati, maka ke-22 agenda Muaraenim Colorful Festival ditiadakan.

“Menindaklanjuti keputusan bersama menteri keuangan dalam negeri dan menteri keuangan Nomor 119/2813/SJ dan Nomor 177/KMK.07/2020 percepatan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020 dalam rangka penanganan corona virus disease 2019 (covid 19) serta menindaklanjuti hasil rapat staf Bupati yang dihadiri seluruh OPD pada tanggal 3 Juni 2020 lalu. Hingga ditetapkan Colorful Muaraenim Festival2020 ditiadakan. Hal ini dilakukan untuk mengatsipasi meluasnya penyebaran dan memutuskan mata rantai Covid-19 di Kabupaten Muaraenim,” terang Erwin kepada media ini, Selasa (16/6/2020) saat dihubungi via WhatsApp pribadinya.

Lebih lanjut dikatakannya, rasionalisasi, refocussing, dan realokasi anggaran tahun 2020 ini dilakukan untuk pengalihan dana kegiatan tersebut ke dana percepatan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Muaraenim.

“Rasionalisasi, refocussing dan realokasi anggaran tahun 2020 ini dilakukan untuk percepatan dan penanganan terhadap adanya pandemi Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia dan bahkan dunia,” urainya.

Lebih lanjut Erwin mengatakan sepanjang tahun 2020 ini dengan adanya Rasionalisasi, Refocussing dan Realokasi APBD ini hanya saty kegiatan yang sudaj terlaksana dan anggaran yang terseraf oleh Covid-19 ini hampir 70 persen.

“Dari bulan Maret 2020 sampai sekarang belum ada kegiatan, terakhir kita ada kegiatan di bulan Maret lalu itupun cuma kegiatan bersih-bersih Bedegung atau Clean Up Bedegung yang dihadiri dan dibuka oleh Asisten II. Sementara anggaran semuanya dialihkan untuk percepatan dan penanganan Covid 19 kisaran dari 70 persen anggaran yang ada,” pungkasnya. (dan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts