Cemburu, Mantan Istri Dibacok Hingga Bersimbah Darah, Warga Tanjung Raja Ogan Ilir Diringkus

Tersangka Demiyanto saat diringkus Tim Macan Sat Reskrim Polres Ogan Ilir dan Unit Reskrim Polsek Tanjung Raja di kediaman pelaku di Perumahan Griya Sejahtera, Lingkungan II, RT 04, Kelurahan Tanjung Raja Timur, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Selasa (2/3/2021) dinihari.

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com –    Nyawa Septi (23), warga Desa Pering, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), nyaris saja melayang.

Bacaan Lainnya

Ibu rumah tangga (IRT) ini dibacok di beberapa bagian tubuhnya oleh mantan suaminya hingga sekarat.

Penganiayaan berat hingga nyaris merenggut nyawa ini terjadi di bedeng yang ditempati korban yang berada di Dusun 1 Desa Payakabung, Kecamatan Inderalaya Utara, Ogan Ilir, Senin (1/3/2021), sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibat penganiayaan yang dilakukannya, tersangka Demiyanto (31) diringkus Tim Macan Sat Reskrim Polres Ogan Ilir dan Unit Reskrim Polsek Tanjung Raja di kediaman pelaku di Perumahan Griya Sejahtera, Lingkungan II, RT 04, Kelurahan Tanjung Raja Timur, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Selasa (2/3) dinihari tadi.

Percikan darah di lokasi korban dibacok mantan suaminya.

Kapolres Ogan Ilir melalui Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Robi Sugara, SH, MH kepada Sumselupdate.com mengatakan, kasus pembacokan ini dilatarbelakangi tersangka cemburu terhadap mantan istrinya itu.

Menurut Robi, tersangka yang menikahi dan bercerai dengan korban secara siri ini cemburu lantaran mantan istrinya sudah memiliki pasangan lain.

Nah, tak tahan dengan rasa cemburunya, saat kejadian tepatnya pada Senin (1/3) malam, pelaku menemui korban di bedeng kontrakannya.

Tepatnya di belakang bedeng yang masih terhitung masih kebun warga, pelaku cekcok mulut dengan korban.

Ibu dua putri ini tak menyangka jika pertengkarannnya dengan mantan suaminya berakhir tragis. Tanpa diduga, pelaku yang sudah gelap mata mencabut parang dan mengayunkan ke beberapa bagian tubuh korban.

Beruntung, saat detik terakhir korban berteriak sekuat tenaga sehingga mengundang konsentrasi massa. Diduga panik, pelaku melarikan diri.

Korban Septi saat masih bersama dengan mantan suaminya yang juga pelaku pembacokan.

Sedangkan korban dilarikan tetangganya ke puskesmas terdekat. Setelah beberapa jam kemudian, korban melaporkan peristiwa percobaan pembunuhan tersebut ke petugas SPKT Polres Ogan Ilir.

Di lain sisi, Tim Macan Sat Reskrim Polres Ogan Ilir sedang melakukan Reserse Mobile/ bergerak (Resmob)  hunting antisipasi 3C di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

Ketika mendapat informasi dari warga jika telah terjadi tindak penganiaayan hingga mengakibatkan korban mengalami luka berat, petugas langsung menindaklanjuti dengan mendatangi TKP.

Sampai di lokasi, menurut keterangan saksi jika pelaku telah melarikan diri, sehingga dilakukan penyelidikan dan pengejaran keberadaan pelaku.

Selanjutnya, Tim Macan Sat Reskrim Polres Ogan Ilir dipimpin Kasat Reskrim AKP Robi Sugara, SH, MH didampingi Kanit Pidum Ipda Hari Putra Makmur, STrK berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Tanjung Raja lantaran mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku yang sedang bersembunyi di sekitar wilayah hukum Polsek Tanjung Raja.

Kemudian sekitar pukul 02.30 WIB dinihari petugas langsung melakukan penggrebekan dan penangkapan terhadap tersangka.

Dalam penyergapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam jenis parang yang diakui oleh pelaku digunakan untuk melakukan penganiayaan berat.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Polres Ogan Ilir untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.