Cegah TPPO, Polres Pagaralam Imbau Warga Waspada Iming-iming Kerja di Luar Negeri

Senin, 18 September 2023
Polres Pagaralam imbau warga Pagaralam untuk tidak tergiur dengan iming-iming kerja di luar negeri

Laporan : Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Kapolres Pagaralam AKBP Erwin Irawan melalui Kapolsek Pagaralam Utara Iptu Ramsi SH di dampingi Kasi Humas Iptu Mastoni SH mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Read More

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang yang semakin marak di Indonesia.

“Salah satu modus yang umum adalah menawarkan dan iming iming pekerjaan di luar negeri dengan gaji yang lumayan besar,” kata Ramsi SH saat di hubungi Sumselupdate.com, Senin (18/09/2023).

Ramsi menjelaskan, para pelaku biasanya juga akan memberangkatkan korban menggunakan visa kunjungan dan membeli tiket pulang pergi. Tapi, tujuan sebenarnya adalah menyelundupkan korban ke negara lain dengan tujuan berbeda dengan yang ditawarkan di awal.

Taktik lain yang sering digunakan adalah mengikat korban dengan kontrak kerja yang tidak jelas dan ditulis dalam bahasa yang tidak dipahami oleh korban. Hal ini berpotensi mempersulit korban untuk memahami hak-hak mereka dan membuat mereka terjebak dalam situasi eksploitasi yang tidak adil.

“Selain itu, pelaku TPPO juga sering merekrut korban tanpa melibatkan perusahaan resmi, yang membuat proses rekrutmen tersebut lebih sulit untuk dilacak,” terangnya.

Untuk itu, Kapolsek Pagaralam Utara mengajak masyarakat untuk melaporkan kejadian atau aktivitas mencurigakan terkait perdagangan orang kepada kantor polisi terdekat.

Dengan melaporkan pelaku TPPO, lanjutnya, masyarakat dapat turut berperan dalam memberantas kejahatan ini dan melindungi orang-orang yang menjadi sasaran perdagangan manusia.

“Kami memastikan bahwa pelaku TPPO akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Pasal 297 KUHP dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 telah menetapkan ancaman hukuman 15 tahun penjara bagi pelaku TPPO,” tegas Kapolsek Pagaralam Utara Iptu Ramsi di dampingi Kanit Binmas Bripka Edi Heryadi sesudah kunjungan ke rumah korban TPPO warga Pagaralam Utara.

“Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat menjadi lebih berhati-hati dan waspada terhadap tawaran pekerjaan yang terkesan mencurigakan,” terangnya

Untuk di ketahui bahwa Polres Pagaralam dan Polsek yang ada di wilayah hukumnya sudah memasang himbauan di tempat-tempat keramaian waspada terhadap tindak pidana perdagangan orang ( TPPO).

Diberitakan Sebelumnya, Seorang ibu di Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) nyaris menjadi korban tindakan pidana perdagangan orang (TPPO), setelah nekat pergi memenuhi ajakan calo di Riau.

Beruntungnya tindakan tersebut berhasil digagalkan polisi. Ibu rumah tangga tersebut mengaku diiming-iming dengan penghasilan Rp5 juta perbulan di negara Malaysia.

Polisi menyelamatkan korban saat dalam perjalanan menuju Kota Dumai Riau, menggunakan travel saat melintas di Jalan Palembang-Jambi.

Berawal dari informasi BP2MI Sumsel, bahwa akan ada seorang wanita yang akan diberangkatkan keluar negeri melalui jalur perairan kota Dumai dengan tujuan ke Malaysia.

” Hari Senin kemarin saya di chat lewat wa oleh calo itu nawarkan kerja sebagai asisten rumah tangga gajinya Rp5 juta perbulan,” ucap SR, ibu tiga anak tersebut.

Tergiur dengan gaji Rp 5 Juta tersebut bahkan SR nekat meninggalkan suami dengan tiga orang anak

”Malam selasa saya dari Pagaralam naik travel ke Palembang, terus dari Palembang lanjut lagi naik travel ke Riau, tapi saat perjalanan sekitar jam 10 malam mobil travel saya diberhentikan polisi di Babat Supat, disitulah saya diselamatkan,” ujarnya mengakui proses niatannya ke Malaysia.

Polisi mengungkap jika korban diberangkatkan tanpa proses yang sesuai, seperti tidak ada pembekalan.

“Paspornya saja baru akan dibuat saat tiba di Dumai,” ucap Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga.

”Kita juga mendalami siapa yang memerintahkan korba ini, dan besar kemungkinan ini merupakan sindikat,” sambung Tulus. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts