Cegah Stunting, Pemkot Pangkalpinang Salurkan Paket Bantuan Makanan Tambahan untuk Anak-anak

Writer: - Rabu, 26 Juni 2024
Suasana pembagian 100 paket bantuan makanan untuk anak-anak di ruang OR Kantor Walikota Pangkalpinang, Rabu (26/6/2024).

Pangkalpinang, Sumselupdate.com – Dalam upaya penurunan stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Sosial menyalurkan 100 paket bantuan makanan untuk anak-anak di ruang OR Kantor Walikota Pangkalpinang, Rabu (26/6/2024).

Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Khotaman Barokah menjelaskan, bantuan paket makanan berupa biskuit, susu, susu bubuk, dan kacang hijau. untuk anak-anak ini sangat penting.

Read More

Sebab menurut Khotaman Barokah, salah satu fokus Pemkot Pangkalpinang melakukan pencegahan stunting, sebagai upaya agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal.

“Ada 100 paket bantuan berdasarkan data Dinas Kesehatan pada tahun 2023 melalui Puskesmas Kota Pangkalpinang. Untuk total bantuan paket yang diberikan senilai Rp500 ribu per paket dengan total semua bantuan pada hari ini yang disalurkan sebesar Rp50 juta,” jelasnya.

Khotaman Barokah berharap dengan langkah nyata Pemkot Pangkalpinang ini, angka stunting dapat menurun.

Suasana pembagian 100 paket bantuan makanan untuk anak-anak di ruang OR Kantor Walikota Pangkalpinang, Rabu (26/6/2024).

Pj Walikota Pangkalpinang melalui Assisten III Pemkot Pangkalpinang, Agus Efendi berharap dengan kegiatan pembagian makanan tambahan kepada anak-anak ini, dapat berkesinambungan dalam upaya meningkatkan kualitas gizi dan pertumbuhan anak-anak di Kota Pangkalpinang.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat mengurangi beban para orangtua dalam menuntaskan angka stunting di Kota Pangkalpinang. Meskipun belum semuanya,  kita berharap akan bertambah lagi bantuan makanan tambahan kepada anak-anak yang stunting. Semoga kegiatan seperti ini dapat dijalankan dengan rutin ke depannya nanti,” harap Agus Efendi.

Ditambahkan Agus Efendi, Pemkot Pangkalpinang mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial.

“Kita mengimbau masyarakat untuk tidak menikah pada usia dini, dan bagi masyarakat yang sedang hamil harus rutin melakukan cek kesehatan ketika memasuki masa kehamilan harus selalu memantau perkembangan kehamilan tersebut,” tuturnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts