Cegah Gerakan Radikalisme dan Terorisme, Ini Terobosan FKPT Sumsel

Kamis, 5 Juli 2018
Suasana pembukaan pelatihan pencegahan radikalisme dan terorisme di Ballroom Hotel Arya Duta Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com –
Sebagai gerakan pencegahan aksi radikalisme dan terorisme, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumsel terus melakukan upaya terobosan.

Kali ini FPTK Sumsel merambah ke generasi muda sebagai aset penerus bangsa. Terobosan tersebut dilakukan dengan menggelar pelatihan bagi mahasiswa dan penggiat media sosial. Apalagi di era literasi.

Read More

Kegiatan pelatihan mengusung tema upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di era literasi digital ini digelar di Ballroom Hotel Arya Duta Palembang, Kamis (5/7/2018).

Ketua FKPT Sumsel Periansyah menjelaskan, pelatihan ini digelar bertujuan untuk memberikan edukasi sebagai bentuk deradikalisasi.

“Kita memilih literasi digital, karena ada pergeseran tren media menjadi media digital saat ini,” ucap Ketua FKPT Periansyah.

Pelatihan literasi digital sangat dibutuhkan agar semangat menulis tetap tinggi dan menghindari penulisan yang bersifat menghasut, hoaks yang bisa berdampak buruk bagi penulis maupun bagi orang lain.

Selain itu, terorisme saat ini juga sudah menggunakan internet sebagai sarana aksi, yaitu menyebarluaskan dampak ke masyarakat luas. Internet juga menjadi sarana terorisme model baru, baik metode perekrutan pelakunya.

Menurutnya, BNPT merupakan lembaga pemerintah non-kementerian yang diamanatkan menangani terorisme, memandang penting aspek pencegahan yang bersifat lunak dalam upaya mewaspadai berkembangnya radikalisme dan terorisme yang membajak kepercayaan tertentu di masyarakat.

Agar upaya dan program BNPT berjalan lebih efektif, hingga di setiap provinsi dibentuklah FKPT sebagai perpanjangan tangan BNPT di setiap provinsi di Indonesia.

Disinggung pula, literasi digital yang akan dilakukan sebagai salah satu kegiatan FKPT di seluruh Indonesia yang diyakini menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan daya tangkal masyarakat, khususnya generasi muda dalam menolak ajaran dan ajakan kekerasan yang diinisiasi kelompok radikal terorisme.

Tujuan lainnya, sambungnya, sebagai upaya FKPT memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya peran media massa pers dan sosial media dalam upaya pencegahan terorisme, serta memberikan pemahaman mengenai dampak negatif internet sebagai salah satu sarana penyebarluasan paham radikalisme dan terorisme.

”Program ini juga sebagai upaya meningkatkan sinergi antara FKPT sebagai bagian terdepan di masyarakat dalam upaya pencegahan terorisme dengan media massa dan media sosial. Tema yang kita ambil yakni saring sebelum sharing,” pungkasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts