Sekayu, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali melakukan penyegaran di jajaran aparatur sipil negara (ASN). Bupati Muba H M Toha Tohet SH, didampingi Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemkab Muba. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (4/10/2025).
Pelantikan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Muba, antara lain Dandim 0401 Muba Letkol Kav Fredy Christoma PP SHub Int, Kapolres Muba AKBP God Parlasro Sinaga SH SIk MH, Kasi Intel Kejari Muba Abdul Haris Augusto, dan Hakim Pengadilan Agama Zarbani SH. Turut hadir pula anggota DPRD Muba, Tapriansyah SPdI, Indra Jaya Kesuma SH, dan Andriadi SIP MSi, serta sejumlah pejabat eselon dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Muba.
Beberapa pejabat eselon II yang dilantik antara lain Ir Ahmad Thamrin sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan; dr H Azmi Dariusmansyah MARS sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; Yayan SE MM sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Drs Bustanul Arifin sebagai Kepala Dinas Perkebunan; Riki Junaidi AP MSi sebagai Kepala BPKAD; Drs H Thabrani Rizki sebagai Kepala Kesbangpol; Hendra Tris Tommy SSTP McDev sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian; Akhmad Toyibir SSTP MM sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan; serta Joni Martohonan AP MM sebagai Kepala DPMPTSP.
Selain itu, Bupati juga menunjuk dr Zwesty Wisma Devi sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, serta melantik sejumlah pejabat fungsional dari berbagai perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa pelantikan dan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier pegawai serta langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi.
“Pelantikan dan mutasi pejabat merupakan bagian dari kehidupan organisasi yang bertujuan memantapkan kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kinerja aparatur. Ini bukan sekadar penempatan figur, tetapi berdasarkan kompetensi, integritas, dan loyalitas,” ujarnya.
Menurutnya, tahapan mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama di Pemkab Muba telah melalui uji kompetensi dan evaluasi kinerja, serta mendapat persetujuan dari instansi terkait di tingkat pusat.
Bupati juga mengapresiasi hadirnya pejabat yang berasal dari daerah lain sebagai wujud keterbukaan dan kolaborasi lintas wilayah dalam manajemen ASN modern.
“Kita kini berada pada era pemerintahan yang semakin terbuka dan kolaboratif. Mobilitas talenta aparatur antar-daerah menjadi bagian dari penerapan manajemen ASN yang kompetitif dan berbasis merit,” ucapnya.
Bupati meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera melakukan serah terima jabatan dan aset secara menyeluruh serta langsung bekerja menuntaskan target pembangunan.
“Sekarang sudah memasuki semester kedua. Jangan ada alasan menunda pekerjaan. Kita harus bergerak lebih cepat melaksanakan program yang telah direncanakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, capaian kinerja menjadi tolok ukur utama dalam penilaian dan penempatan jabatan ke depan.
Kepada pejabat fungsional, Bupati berpesan agar terus meningkatkan kompetensi, inovasi, dan kualitas pelayanan publik.
“Jabatan fungsional bukan sekadar posisi administratif, tetapi roda penggerak organisasi. Tingkatkan kualitas pelayanan, ciptakan inovasi, dan pangkas birokrasi yang tidak diperlukan,” katanya.
Toha Tohet juga menegaskan agar seluruh pejabat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan integritas tinggi, menjadikan jabatan sebagai amanah yang dipertanggungjawabkan di hadapan negara dan Tuhan.
“Selamat bekerja. Mari kita wujudkan Muba maju lebih cepat, menjadi barometer pembangunan di Sumatera Selatan dan bahkan nasional,” pungkasnya.
(**)











