Martapura, Sumselupdate.com – Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi, merasa prihatin atas kecelakaan yang terjadi antara Kereta Api Babaranjang dengan Mini Bus, Kamis (8/12/2016) pukul 19.15 WIB di Perlintasan Desa Kota Baru Induk, yang mengakibatkan 4 orang luka-luka.
Menyikapi hal tersebut, Kholid menegaskan untuk segera melakukan langkah antisipasi agar hal ini (kecelakaan-red) tidak terjadi lagi.
Bupati OKU Timur, dalam hal ini dipimpin oleh Sekda OKU Timur Idhamto, segera lakukan rapat koordinasi bersama pihak yang terkait, yang dihadiri oleh Asisten I, Kepala Dinas PU Bina Marga, Kasat Pol PP, Kasat Lantas Polres OKU Timur serta perwakilan PT KAI Martapura, di ruang Sekretaris Daerah OKU Timur, Jumat (9/12/2016) Pukul 10.00 WIB.
Dalam rapat koordinasi ini, Bupati bersama unsur yang terlibat sepakat merumuskan beberapa keputusan yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Adapun 4 poin keputusan rapat antara lain, 1. Meminta PT KAI membuat pintu pelintasan dan menempatkan penjaga di pelintasan KA yang ada di Martapura, 2. Sebelum pintu pelintasan dibangun, di instruksikan kepada Pol PP dan Dishub OKU Timur melakukan penjagaan di pelintasan kereta api yang belum memiliki pintu pelintasan, 3. Dishub OKU Timur akan mengirimkan surat ke PT Bukit Asam untuk pengajuan bantuan lampu penerangan dan sirine peringatan perlintasan, dan 4. Pemerintah Kecamatan dan Desa diminta pro aktif menghimbau serta mengontrol keselamatan warganya.
“Semoga kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi, kita harapkan pencegahan ini dapat mengurangi tingkat kecelakaan di pintu pelintasan,” tegas Kholid saat dikonfirmasi.
Pemerintah Kabupaten OKU Timur sendiri merespon cepat kejadian ini, termasuk kejadian sebelumnya. Namun, tidak semua pihak dilibatkan pada saat itu. Untuk itu, Bupati mengajak semua pihak terkait terlibat dalam pemecahan permasalahan Ini.
Kholid turut prihatin atas kecelakaan yang terjadi di pintu perlintasan KA desa Kotabaru kecamatan Martapura, yang mengakibatkan Feri Ardianto, Mariono, Astuti dan Vera yulistina menderita luka-luka. “Semoga (korban) diberi kesabaran dan ketabahan serta lekas sembuh,” pungkas Kholid. (Yul)











