Bukan Hanya Saksi, PDIP Juga Rekrut Kolektor Suara

Jumat, 5 April 2019

Palembang, Sumselupdate.com – Proses penghitungan suara Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) menjadi fokus setiap partai politik (parpol) peserta pemilu. Tiap parpol pun rela mengeluarkan dana besar bagi saksi di TPS untuk menjaga perolehan suara.

Bukan hanya saksi, PDI Perjuangan pun merekrut sejumlah kolektor untuk mengamankan perolehan suara.

Read More

Diungkapkan Yudha Renaldi, Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumsel, untuk pengamanan perolehan suara selama proses penghitungan suara di TPS, pihaknya sudah melakukan rekrutmen ribuan saksi yang akan bertugas di TPS. Setiap TPS akan ditempatkan sebanyak 2 orang saksi yang bekerja selama proses penghitungan suara hingga selesai.

“Saksi setiap TPS itu berjumlah 2 orang. Mereka akan bertugas selama proses penghitungan suara di TPS. Saksi-saksi ini bukan hanya direkrut oleh partai tapi juga saksi yang direkrut oleh caleg-caleg PDI Perjuangan,” ungkap Yudha.

Selain saksi, dijelaskan Yudha, untuk membantu para saksi dalam distribusi hasil penghitungan dan perolehan suara, pihaknya pun melakukan rekrutmen kolektor. Kolektor mempunyai tugas untuk mengumpulkan formulir hasil penghitungan dari TPS-TPS.

“Setiap 5 TPS, akan ada 1 kolektor yang akan mengumpulkan formulir hasil penghitungan. Dengan adanya kolektor ini maka proses distribusi hasil tidak berantakan. Saksi cukup menunggu di TPS tanpa harus bergerak mengantarkan hasil penghitungan suara ke pusat tabulasi kita,” jelas Yudha.

Menurut Yudha, pihaknya sangat menjaga perolehan suara bagi PDI Perjuangan, saksi harus bekerja secara fokus jangan sampai PDI Perjuangan kehilangan suara karena kecurangan selama penghitungan suara di TPS.

“Penghitungan suara ini sangat penting, kita ingin menjaga perolehan suara baik suara partai maupun suara masing-masing caleg PDIP. Kita tidak ingin ada kecurangan bahkan kecurangan di internal PDIP sendiri,” ucapnya.

“Jangan sampai ada caleg PDIP yang mencuri suara partai bahkan mencuri suara sesama caleg PDIP. Kalau itu terjadi merupakan dosa besar caleg itu dan akan langsung kita diskualifikasi karena termasuk dosa besar bagi kader PDIP. Caleg pun dilarang mengambil atau menyimpan formulir hasil penghitungan suara,” Yudha menambahkan.

Dirinya melanjutkan, saksi-saksi ini telah dilatih secara khusus sehingga dapat bekerja dengan baik dan dapat menjaga perolehan suara PDI Perjuangan. PDI Perjuangan tetap ingin menjadi pemenang pada pemilihan legislatif tahun ini.

“Kita akan menjaga suara kita mulai dari TPS hingga penghitungan akhir di KPU. Kita ingin PDI Perjuangan tetap menjadi pemenang pada pemilu tahun ini,” pungkas Yudha. (mor)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts