BREAKING NEWS: Otak Pembunuhan dan Pengecoran Tubuh PNS Kementerian PUPR Ditangkap!

Jumat, 3 September 2021
Tersangka Novi diamankan Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel Pimpinan Kanit AKP Willy.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Hampir dua tahun menjadi buruan aparat kepolisian, Novi (60) akhirnya diamankan Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel Pimpinan Kanit AKP Willy.

Read More

Tersangka diamankan di Karawang, Jawa Barat, Kamis (3/9/2021) malam. Dari catatan kepolisian, Novi merupakan otak pelaku pembunuhan disertai penguburan jasad PNS Kementerian PUPR Wilayah III Palembang, Apriyanita (51).

Tersangka Novi diamankan Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel Pimpinan Kanit AKP Willy.

“Rekan-rekan pelaku sudah tau bahwa korban dibunuh di dalam mobil. Di mana peran pelaku yang kita tangkap sebagai otak pengecor tubuh ASN tersebut,” ujar Kabubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan kepada awak media, Jumat (3/9/2021).

Dikatakannya bahwa Novi ini adalah paman dari Yudi dan mendapatkan upah sebesar Rp5 juta.

Diakuinya, tersangka Novi bahwa saat kabur ia sempat bingung mau lari kemana karena tak mempunyai tujuan.

Kabubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Jumat (3/9/2021).

“Saya sempat kesasar di Lampung karena tak tau tujuan dan jalan. Lalu saya lari ke Karawang Jawa Barat dan selama itu saya bekerja sebagai penjual susu murni,” jelas Novi.

Sebagaimana diketahui jasad Aprianita (51) dicor di TPU Kandang Kawat, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Salah satu pelaku bernama Yudi ditangkap pada Oktober 2019.

Yudi sendiri mengaku membunuh karena masalah utang.

“Masalah utang, saya ada utang Rp 100 juta. Utang itu bisnis jual-beli mobil dan kendaraannya tidak ada,” ujar Yudi ketika ditemui di Subdit Jatanras Polda Sumsel, Jumat (25/10/2019).

Karena terus ditagih, pelaku kemudian panik. Ia berdiskusi dengan temannya hingga direncanakanlah pembunuhan pada 9 Oktober lalu.

“Tanggal 9 itulah dia nanya soal uang, karena nggak ada saya diskusi sama Novi. Malam itu kami rencanakan dia (korban) dibunuh,” katanya.

Aksi pembunuhan sendiri terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah tewas, korban pun langsung dikubur dan dicor semen. Yudi melakukan dalam melaksanakan aksinya dia dibantu Novi dan Iyas.

“Saya bawa mobil, Novi, Amir, dan Iyas yang jerat pakai tali dalam mobil. Setelah itu dia dikubur di Kandang Kawat, aku tidak ikut ngubur,” kata Yudi.

Versi Yudi, aksi pembunuhan ini dilakukan empat orang, yaitu Yudi, Novi, Amir, dan Iyas. Dari empat orang itu, Yudi dan Iyas sudah diciduk sedangkan Novi dan Amir masih diburu.

Keempat orang itu punya peran dalam aksi ini, sedangkan Novi merupakan otak pembunuhan.

Aprianita dilaporkan hilang 3 pekan lalu pada 9 Oktober 2019. Jasad Aprianita baru ditemukan pada Jumat (25/10) dalam kondisi sudah dicor semen di TPU Kandang Kawat Palembang.

Keluarga korban yang menyaksikan pembongkaran dan melihat Yudi datang terlihat histeris. Mereka mengaku apa yang dilakukan Yudi sangat kejam dan tak berperikemanusiaan. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts