Palembang, Sumselupdate.com – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) resmi diluncurkan di Palembang dan akan disalurkan kepada 79.396 keluarga penerima manfaat (KPM).
Peluncuran program Kementerian Sosial tersebut dilakukan serentak di 44 kota di Indonesia, pemerintah menggandeng Perum Bulog sebagai penyalur komoditas pangan dan himpunan bank-bank milik negara (Himbara) sebagai penyedia jasa keuangan untuk penerapan bantuan.
Plt Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, Defrizal mengatakan, pihaknya telah menyiapkan stok beras sebanyak 800 ton dan gula sebanyak 150 ton untuk bulan pertama penyaluran BPNT.
“Program ini berbeda dengan raskin, Palembang menjadi satu dari 44 kota di Indonesia untuk penerapan BPNT. Untuk sementara komoditas yang disiapkan berupa beras 10 kg dan gula 2 kg per KPM,” jelasnya, Kamis (23/2/2017).
Defrizal menjelaskan, saat ini pihaknya baru menyediakan dua komoditas pangan untuk program itu, namun tidak menutup kemungkinan jenisnya bisa ditambah seperti tepung terigu, telur maupun minyak goreng.
“KPM sendiri dapat mengambil bantuan non tunai itu di rumah pangan kita (RPK) yang dikelola oleh Bulog ataupun agen bank yang ditunjuk,”katanya.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Wilayah Operational BRI Palembang Sunar Hartono menjelaskan, penyaluran bantuan ini menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimodifikasi menjadi kartu debet combo multifungsi dengan sistem e-wallet, serta kartu ATM Tabunganku yang terintegrasi.
“Ke depan semua bantuan sosial hanya menggunakan kartu dan kelak metode itu bisa diterapkan untuk mendukung program pemerintah dalam berbagai penyaluran bansos atau program subsidi lainnya,” paparnya.
Ia memaparkan, dukungan BRI diperkuat oleh 373 agen BRI link yang tersebar di Kota Palembang, di mana secara prinsip agen tersebut telah tersebar di setiap kelurahan. (adi)











