Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Lubuklinggau mendadak melakukan tes urine terhadap Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe dan Wakil Walikota H. Sulaiman Kohar beserta ratusan pejabat lainnya.
Tes itu dilakukan setelah pelantikan pelaksana tugas Sekretaris Daerah serta ratusan pejabat di lingkungan Pemkot Lubuklinggau di Gedung Kesenian, Senin (30/10/2016).
Secara tegas, Walikota berjanji akan mencopot jabatan anak buahnya yang terindikasi positif menggunakan obat-obatan terlarang.
Berdasarkan hasil tes urine yang secara terbuka dan transparan tersebut, urine Walikota dinyatakan negatif mengandung narkoba melalui alat tes yang digunakan petugas BNN.
“Saya sempat diopini kan menggunakan narkoba, nah ini salah satu pembuktiannya. Saya tidak ingin seluruh jajaran terlibat narkoba dan sengaja minta BNN melakukan tes urine,” tegasnya.
Orang nomor satu di Bumi Sebiduk Semare ini meminta, jika terdapat jajarannya diduga mengandung narkoba dilakukan klarifikasi terlebih dahulu.
“Mungkin saja dia mengonsumsi obat untuk penyakitnya, silakan dikonfirmasikan dulu. Kita tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Namun kalau benar-benar positif, saya akan copot jabatannya,” tegas Prana.
Menurutnya, dampak dari seseorang yang diduga terkena narkoba dan diketahui oleh masyarakat luas secara tidak langsung dapat menghancurkan psikologi keluarganya, terutama anaknya.
“Oleh sebab itu silakan nanti yang bersangkutan mengklarifikasi. Tidak sertamerta dihakimi begitu saja,” tandasnya. (and)











