Biaya Pembebasan Lahan Flyover Simpang Sekip Rp80 Miliar

DIBONGKAR-Walikota Palembang usai meninjau pembongkaran Kantor Camat Kemuning, Rabu (5/8/2020).

Palembang, Sumseludpate.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tengah bersiap melaksanakan pembebasan lahan proyek Flyover Simpang Sekip/ Angkatan 66 oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Ailayah V. Pasalnya, pembebasan lahan menjadi satu-satunya jalan untuk mencairkan dana yang dianggarkan oleh BBPJN sekitar Rp281 miliar.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, di area pembangunan, selain lahan milik warga, salah satunya ada bangunan Kantor Camat Kemuning yang harus dibongkar.

Bacaan Lainnya

“Kita bongkar, sebagai bentuk komitmen kita,” kata Harnojoyo usai meninjau pembongkaran Kantor Camat Kemuning, Rabu (5/8/2020).

Harnojoyo mengatakan, pembebasan lahan dalam proses pembangunan Flyover Simpang Sekip diperkirakan akan menelan biaya Rp80 miliar dengan luas pembebasan berkisar 6.000 meter persegi. Namun, dia mengakui, ditengah kondisi keterbatasan anggaran, maka skema sharing dana antara Pemkot dan Provinsi dipilih guna merampungkan persoalan pembebasan lahan.

“Pada dasarnya kita sudah anggarkan sejak lama tapi karena kondisi keuangan akhirnya kita berkoordinasi dengan Pak Gubernur dan beliau siap bantu,” katanya.

Flyover ini nanti, lanjut dia, akan membentang sepanjang 850 meter mulai dari Basuki Rahmat hingga R Soekamto dengan lebar jembatan 22 meter. Pihaknya berharap tahun depan segera dibangun dan menuntaskan kemacetan yang terjadi di kawasan itu.

“Mudah-mudahan tahun depan BBPJN sudah berkomitmen untuk menganggarkan total dana kurang lebih Rp281 miliar untuk pembangunan Flyover ini,” katanya.

Selama proses pembongkaran Kantor Camat Kemuning, Harno memastikan pelayanan publik tak akan terhenti. Sebab, kantor layanan telah dipindahkan sementara ke lokasi tidak jauh dari kantor camat yang lama.

“Lokasinya di Jalan Kejawen, Pipa Jaya kemuning. Bahkan, kita juga sudah beli lahan untuk pembangunan Kantor Camat Kemuning yang baru di lokasi yang sama,” katanya.

Sementara itu, Camat Kemuning, Irman mengatakan, bila layanan ke masyarakat tak akan terganggu pascpembongkaran kantor camat.

“Untuk sementara kita sewa gedung baru sebagai lokasi kantor kecamatan. Nanti, akan kita berikan petunjuk arah agar masyarakat lebih mudah mencari lokasi baru,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.