Biadab, 6 Pemuda di Empat Lawang Perkosa Siswi SMP Secara Bergiliran

Ilustrasi perkosaan.

Laporan: Mutaqim Alparisi

Tebingtinggi, Sumselupdate.com – Kasus pemerkosaan kembali terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Read More

Kali ini, seorang siswi SMP sebut saja namanya Mawar diperkosa 6  pemuda secara bergiliran di dalam pos yang dalam kondisi kosong di Pasar Pulo Mas Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (16/10/2021), sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Patria Yudha Rahardian, SIK, MIK melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Wanda Dhira Bernard, SIK membenarkan peristiwa tersebut.

Buah dari perbuatan kejinya, dua dari enam pelaku berhasil diringkus petugas pada Minggu (17/10) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Wanda Dhira Bernard, SIK, Senin (18/10) mengatakan, peristiwa pemerkosaan itu bermula korban mendapatkan telepon dari pelaku Adi alias Rahel.

Namun saat itu, korban berbicara di ujung telepon dengan rekan Adi bernama Yopi yang mengajak gadis bau kencur itu ketemuan di salah satu SD Negeri di Tebing Tinggi pada Sabtu (16/10), sekitar pukul 20.30 WIB.

Ajakan tersebut ternyata diiyakan korban. Saat korban ke lokasi, Mawar bertemu dengan pelaku Ar, Yopi, Galu Dika, Dopi, dan Adi. Saat itu, korban tidak curiga niat jahat pelaku.

Diterangkan Wanda, di lokasi tersebut, korban diajak pelaku Ar ke arah Pasar Pulo Mas. Namun tanpa sepengetahuan korban, pelaku lainnya yang merupakan teman Ar mengikuti langkah korban.

Sesampai di Pasar Pulo Mas, pelaku Yopi meminta Ar dan pelaku lainnya untuk membeli rokok, sehingga saat itu, tinggal Mawar dan Yopi.

Melihat situasi sepi, pelaku Yopi langsung melancarkan aksi dengan mencium korban, namun saat itu Mawar spontan berontak.

“Saat bersamaan pelaku lainnya yang kembali lagi ke lokasi usai membeli rokok, langsung menarik tangan korban ke salah satu pos kosong di Pasar Pulo Mas. Korban yang sendirian tidak berdaya melawan tenaga dari keenam pelaku. Dan akhirnya digilir secara bergantian,” ujar AKP Wanda Dhira Bernard, SIK.

Kasat mengatakan, dalam peristiwa itu, yang pertama melakukan pemerkosaan adalah Ar, kemudian disusul Adi, Galu, Yopi, Dika, dan Dopi.

Setelah para pelaku puas melampiaskan nafsu setannya, terdengar suara ayah dan kakak korban sedang mencari keberadaan korban.

Mendengar suara tersebut para pelaku langsung melarikan diri. Korban yang trauma serta ketakutan sambil menangis lari kepelukan ayahandanya dan menceritakan kejadian yang dialami.

Bak disambar petir di siang bolong, orang tua korban geram dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Empat Lawang untuk ditindaklanjuti.

Atas laporan itu, pada Minggu (17/10) sekitar pukul 04.30 WIB, petugas Polres Empat Lawang mendapat laporan dari masyarakat keberadaan dua dari enam pelaku.

Tak membuang waktu lama, aparat penegak hukum langsung mengamankan kedua pelaku ke Mapolres Empat Lawang. Sedangkan empat pelaku lainnya tengah dalam pengejaran petugas.

“Bersama pelaku turut diamankan barang bukti berupa pakaian korban, dua unit kendaraan roda dua milik pelaku dan tiga buah telepon milik pelaku,” ujarnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 81 dan 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.