BI Siap Kembangkan UMKM di Sumsel

Selasa, 26 April 2016
Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumsel Hamid Ponco Wibowo

Palembang, Sumselupdate.com –Bank Indonesia dan pemerintah akan bekerja sama mengembangkan Unit Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar bisa menjadi sektor menjanjikan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumsel Hamid Ponco Wibowo, Selasa (26/4) mengatakan, Bank Indonesia dibantu oleh badan penelitian SEM Institute akan melakukan beragam penelitian guna mencari dan mendapatkan program komoditas produk unggulan UMKM di Sumsel, guna membantu hasil UMKM masyarakat di setiap wilayah.

Read More

Kemudian survei ini juga bisa membantu pihaknya melakukan update pertumbuhan UMKM, menginformasikan  ke masyarakat mengenai komoditas produk UMKM  yang memiliki potensi menjadi prioritas dikembangkan.

“Harapannya itu nanti akan melengkapi tugas kita dalam rangka membudidayakan UMKM, pertama kita melakukan kapasitas UMKM, kedua kita memudahkan akses keuangan, ketiga kita memberikan informasi masyarakat, bahwa sektor inilah yang kita butuhkan di Sumsel,” ungkap Hamid.

Menurut data, sektor selama ini menjadi unggulan berada di sektor pertanian, seperti sektor sawit, kopi, karet, konveksi dan komoditas, namun diharapnya pada penelitian ini bisa timbul sektor unggulan terbaru, dimulai dari daerah kecamatan, dari masing-masing di 17 kabupaten kota.

“Bekerja sama dengan para pemangku kepentingan dan Provinsi Sumsel, bersama-sama melihat mana yang nanti kita kembangkan untuk periode-periode mendatang, jika ini sudah ada , kita perlu pertajam lagi, ini juga di-sharing, harus prioritas, gak semuanya bisa masuk, karena terbatas anggaran juga,” tuturnya.

Dalam persiapannya, BI akan menyiapkan data-data, serta persiapan perizinan perwilayah karena harus diperluaskan, nantinya akan memerlukan waktu sekitar lima bulan utnuk menyelesaikan penelitian tersebut.

Sementara itu, Direktur Pelatihan dan Konsultasi SEM Institute, M Karebet Widjajakusuma mengatakan, nanti pihaknya akan merekomendasikan, dan akan mencari tahu komuditas produk jenis unggulan (KPJU) apa saja yang ada di Sumsel dari 17 kabupaten/kota, dengan menggunakan penelitian metedologi konservasi, sehingga menghasilkan 10 rekomendasi 10 (KPJU) di setiap level kota kabupaten, agar bisa diangkat pada level Provinsi Sumsel.

“Tahapan penelitian itu kita akses dari per kecamatan, kita menerjunkan lebih dari 1000 koresponden setiap kecamatan, setiap KPJU di tiap kecamatan nantinya dinaikkan secara per sektor, kemudian nanti kita konfirmasi setiap kabupaten dan kota, di-sharing lagi sampai ke provinsi, ketika metode konvervasi dilakukan, kita melakukan konfirmasi terhadap KPJU, begitu kita dapat KPTU unggulan maka kita akan bantu KPJU ini peluangnya dimana, tantangannya dimana, kekuatannya apa dari situ kita bawa forum group diskusi, membangun stakeholder, baik itu SKPD, maupun mewakili pengusaha atau para petani yang terkait,” beber Karebet.

Setelah tahapan berjalan, pada nantinya yang menjadi produk unggulan  akan dikeluarkan rekomendasnya, Ada 2 jenis rekomendasi, yakni rencana statistic jangka panjang, untuk 5 tahun kedepan akan memperhatikan penempatanya, Kedua jangka menengah pendek. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts