Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan memiliki banyak potensi yang belum digali dengan maksimal.
Sumber daya alam yang ada saat ini mulai dimanfaatkan untuk mendukung dan mengali potensi yang bisa menjadi nilai ekonomis masyarakat Pagaralam.
Saat ini untuk memanfaatkan potensi alam seperti melimpahnya air, pihak UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Kota Pagaralam mengembangkan budidaya ikan konsumsi seperti nila, mas hingga ikan lele.
BBI juga mulai melakukan budidaya ikan hias yaitu ikan Koi yang memiliki nilai ekonomis tinggi sekaligus dapat mendukung sektor pariwisata.
Pasalnya ikan Koi mampu menarik wisatawan yang menjadi penghobi bahkan pengoleksi ikan yang berasal dari Jepang ini.
Kepala UPTD BBI Kota Pagaralam, H Okta Novianto mengatakan, saat ini pihaknya mulai mencoba membudidayakan ikan Koi di BBI Pagaralam.
“Kita saat ini mulai mencoba membudidayakan ikan Koi yang dinilai memiliki nilai ekonomis cukup tinggi,” ujarnya.

Ada beberapa jenis ikan Koi lokal yang mulai dibudidayakan yaitu jenis Taisho Sanke, Koi Goromo, Koi Kawarimono, Koi Showasansoku dan bebetapa jenis Koi lokal lainnya.
“Dalam pembudidayaan ikan Koi ini kita menggandeng sejumlah mahasiswa dari Iniversitas ternama di Pagaralam sepertu Unsri dan PGRI Palembang,” katanya.
UPTD BBI Pagaralam sudah menyiapkan beberapa kolam pembibitan dengan pengawasan ketat oleh para mahasiswa.
“Ada sekitar 40 akuarium pembibitan yang selalu diawasi dengan ketat. Hal ini agar perkembangannya dapat dipantau setiap hari,” jelasnya.
Diungkapkan Okta, saat ini saja sudah banyak masyarakat Pagaralam yang mulai mengoleksi ikan Koi tersebut.
“Pembeli lokal Pagaralam bahkan sudah banyak. Tidak hanya itu sudah ada juga pemilik kolam ikan yang mengembangbiakkan ikan kontes ini,” ungkapnya. (**)











