Beredar Pil Narkoba Seperti Permen

Selasa, 12 April 2016
Pil Narkotika Berbentuk Permen (Ilustrasi)

Medan, sumselupdate.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan jenis baru narkoba yang masuk ke Indonesia yakni narkoba yang menyerupai permen pereda batuk. Jenis ini pun menambah jumlah jenis narkoba yang telah masuk ke Indonesia dari sebelumnya 38 menjadi 41.

Hal ini diungkapkan Kepala BNN, Komjen Budi Waseso, saat memaparkan pengungkapan sindikat narkoba Internasional yang dikendalikan seorang napi di Lapas Klas II B Lubukpakam, Sumut berinisial TG. “Ada 41 jenis narkoba baru dan ada 18 jenis yang telah teridentifikasi,” kata sosok yang akrab disapa Buwas ini di Komplek City Residence Jl Sempurna, Medan Helvetia, Medan, Senin (11/4).

Dari jaringan ini, Buwas menyebut petugas mengamankan ribuan pil ekstasi dan happy five yang bentuknya belum pernah ditemukan sebelumnya. Pil ekstasi yang diamankan tersebut berbentuk kerang. Sedangkan happy five yang disita menyerupai permen pereda batuk.

“Ini ekstasi dan happy five jenis baru. Tidak seperti yang biasanya. Ini juga ada yang berbentuk cairan seperti vitamin C. Ini merupakan modus baru. Jadi sudah mulai disamarkan untuk menyamarkan dari petugas,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menambahkan, para bandar narkoba akan selalu mencari celah dalam memuluskan bisnis haramnya. Termasuk dengan menciptakan berbagai jenis dan bentuk baru narkoba.

Arman pun mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi para bandar narkoba yang mulai meracuni anak-anak Indonesia dengan narkoba. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama dalam pemberantasan narkoba. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.