Palembang, Sumselupdate.com – Untuk menelisik calon ketua DPD Partai Golkar di Sumsel, Forum Demokrasi Sriwijaya (Fordes) mengadakan kegiatan diskusi dengan tema “Berburu Nahkoda Tangguh Partai Golkar Sumsel 2020 -2025”, Kamis malam (27/2/2020) bertepat di hotel The Zuri Palembang.
Tiga pembicara hadir dalam diskusi tersebut yakni Dr MH Thamrin KPS MAP Fisip Unsri, Djayadi Hanan PhD Direktur Eksekutif LSI dan Dr Joko Siswanto MSi Rektor Unitas serta moderator Bagindo Togar.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan, di tahun 2024 akan terjadi transpormasi kepemimpinan secara nasional. “Pemilih milenial dominannya memberi ruang yang cukup, untuk generasi muda,” ujarnya
Djayadi menambahkan data BPS 2018, jumlah generasi milenial berusia 20- 5 tahun mencapai 24 persen, atau setara dengan 63,4 juta dari 179,1 juta jiwa.
Alumni Fisip Unsri ini menuturkan, tantangan partai Golkar kedepan adalah merosotnya suara partai Golkar dari pemilu ke pemilu.
“Untuk menjadi mesin politik yang terpadu dan disiplin, yang mampu secara penuh melaksanakan semua keputusan, dan memiliki konstituen luas, dan berakar di masyarkat, serta memiliki loyalitas yang tinggi ke partai semoga saja para kandidat dan pemilih Musda Golkar Sumsel nanti tidak mengedepankan ego, harus memperhatikan masa depan partai,” ujarnya.
Rektor Universitas Taman Siswa (Unitas) Joko Siswanto menyebutkan bila partai Golkar banyak melahirkan para petinggi partai politik di Indonesia. “Kita bisa lihat saja sendiri, dulu kader Golkar, sekarang mereka ketua Parpol, yang notabene jadi rival Golkar, merebut konstituen,” tuturnya.
Sementara, KPS MAP Fisip Unsri, Thamrin mengatakan, jika partai Golkar telah memberikan contoh pendidikan demokrasi di internal partai Golkar.
“Walaupun sempat konflik di awal-awal reformasi, namun partai Golkar berhasil keluar dari pisaran konflik dan bisa tetap eksis di pusaran demokrasi,”singkatnya.(syd)











