Baturaja, Sumselupdate.com – Virus Corona atau Covid-19 yang pertama kali dari Kota Wuhan, China, terus mewabah di 145 negara termasuk Indonesia.
Tercatat sudah delapan wilayah di Indonesia terjangkit virus Corona ini dan hingga kemarin sudah 117 kasus.
Berangkat dari persoalan ini, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan dan penanggulangan virus Corona.
Pemantapan satgas ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Ruang Bina Praja Pemkab OKU, Senin (16/3/2020).
Rapat Kordinasi Lintas Sektor ini dihadiri muspida, assiten, staf ahli, OPD, kabag, camat, BUMN, BUMD serta undangan lainnya.
Dalam rapat kordinasi lintas sektor tersebut, Bupati OKU Kuryana Azis menegaskan semua pihak agak tidak menganggap sepele persoalan ini.
Menurut Kuryana, wabah virus Corona merupakan bencana nasional dan dunia, karena dampak yang ditimbulkan sangat besar.
Kuryana mengatakan, dasar pembentukan satgas ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo pada rapat bersama kepala daerah beberapa waktu lalu.
Di mana Presiden Jokowi menginstruksikan agar kepala daerah untuk membentuk satgas pencegahan dan penanggulangan virus Corona di setiap provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
“Pembentukan satgas pencegahan dan penanggulangan virus Corona ini, tertuang dalam Keputusan Bupati OKU. Diharapkan dengan terbentuknya satgas ini dapat melakukan koordinasi dengan lintas sektor guna efektivitas dan efisien untuk dilaporkan kepada saya selaku kepala daerah,” kata Kuryana.
Pada kesempatan itu, Bupati mengajak untuk melakukan pemeriksaan terutama orang yang datang ke Kabupaten OKU.
Pemeriksaan difokuskan di stasiun kereta api, Terminal Bus Batu Kuning, tempat wisata, pusat keramaian, dan restoran.
“Kegiatan Car Free Day di Taman Kota Baturaja untuk sementara ditiadakan dahulu. Akan tetapi siswa-siswi sih belajar seperti biasa,” katanya.
Dalam rapat itu juga, Kuryana Azis menginstruksikan rumah sakit cepat mengantisipasi dampak virus Corona dan setiap puskesmas serta seluruh OPD dapat menyediakan hand sanitizer dan masker.
Paling terpenting, pesan Kuryana, jangan menyebarkan berita yang tidak bertanggung jawab atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat. (arm)











