PALI, Sumselupdate.com — Wakil Bupati PALI, Drs. H. Soemarjono mengaku bahwa akibat kesibukan masing-masing, membuat aset Perusahaan Daerah (Perusda) PT Pemdas Agro Citra Buana yang terletak di wilayah Simpang Raja, kelurahan Handayani Mulya, kecamatan Talang Ubi, kabupaten PALI, hingga kini masih dikelola oleh Pemkab Muaraenim, sebagai kabupaten induk dari Bumi Serepat Serasan.
Hal itu dikatakan oleh Wabup PALI, saat diwawancarai sejumlah media usai pertemuan dengan komisaris dan direksi PT Pemdas Agro Citra Buana, Kamis (5/8/2021) bersama dengan pimpinan DPRD PALI, serta Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat Peduli PALI, yang pada Senin (2/8/2021) lalu melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati PALI.
Wabup menambahkan, kesibukan masing-masing tadi menyebabkan pengurusan peralihan serah terima aset perusahaan perkebunan kelapa sawit yang luasny mencapai 401 hektar tersebut, menjadi tersisihkan.
“Kesibukan masing-masing tadi, seperti proses Pilkada pertama, pilkada kedua, kemudian menghadapi wabah pandemi covid-19 dan kesibukan lainnya. Namun, kami terimakasih karena Aliansi Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Peduli PALI, mendorong serta mengingatkan kepada kita semua untuk mengurus peralihan aset Perusda PT Pemdas Agro Citra Buana,” jelas mantan Ketua DPRD PALI itu.
Dalam pertemuan yang dikemas secara kekeluargaan tadi, menghasilkan kesimpulan bahwa nanti Pemerintah Kabupaten PALI, akan bertemu dengan Pemerintah Kabupaten Muaraenim, untuk membahas proses peralihan PT Pemdas Agro Citra Buana, ke Pemkab PALI.
“Diselesaikan secara kekeluargaan, karena intinya sangat tergantung antara Pemkab PALI dan Pemkab Muaraenim. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, minimal sebelum tanggal 17 Agustus kita akan adakan pertemuan dengan Pemkab Muaraenim, untuk duduk bersama memberikan solusi terhadap peralihan asset PT Pemdas Agro Citra Buana,” pungkasnya.
Sementara itu, Jamaludin komisaris PT Pemdas Agro Citra Buana mengaku siap menuruti apa yang menjadi keputusan dari hasil pertemuan antara Pemkab PALI, dan Pemkab Muaraenim, nanti.
“Kesimpulannya adalah, kami samikna waato’na. Apapun yang menjadi keputusan pemerintah, kami siap mengikutinya. Dan kami juga siap bekerjasama kepada siapapun berdasarkan keputusan nanti,” singkatnya.
Sebelumnya, Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat Peduli PALI, melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Bupati PALI, Senin (2/8/2021). Dalam tuntutannya, pihaknya meminta kepada Bupati PALI, untuk mendesak Pemkab Muaraenim menyerahkan aset PT Pemdas Agro Citra Buana, karena terletak di wilayah Kabupaten PALI.
Selain itu, pihaknya juga menuntut agar tidak ada pembagian keuntungan hasil dari perkebunan sawit tersebut, sebelum ada penyelesaian dari masalah ini. Dan pihaknya juga mengancam akan memblokir operasional PT Pemdas Agro Citra Buana, sebelum masalah ini selesai.
Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD PALI, selain dihadiri oleh Wabup PALI, juga dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD PALI, komisaris dan direksi PT Pemdas Agro Citra Buana, serta perwakilan para demonstran. Selain itu, tampak pula sejumlah kepala OPD terkait hadir dalam pertemuan. (adj)











