Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin melantik Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2016-2018 Dr H M Baryadi SE MM dan pengurus FPK Sumsel lainnya di Griya Agung Palembang, Kamis (25/2) malam.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan dari dulu Sumsel belum pernah terjadi dan tidak akan terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama.
Semuanya menurut Gubernur karena koordinasi yang baik antara Pemprov Sumsel, Polda Sumsel, Kodam II Sriwijaya dan instansi terkait di Sumsel.
“Inilah modal utama kita mengapa Sumsel selalu menjadi tuan rumah even internasional, bukan sombong tapi harus tahu diri, kami pak Baryadi menaruh harapan yang besar terhada Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Sumsel bersama Forum Kerukunan Antar Umat Beragama yang selama ini telah membuktikan, itu ada buya Tohlon, ini Forum Kerukunan Antar Umat Beragama dibantu tokoh-tokoh masyarakat,” katanya.
Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2016-2018 Dr H M Baryadi SE MM mengatakan kalau keanggotaan FPK Sumsel solid dan besok akan mulai berkerja.
“Karena yang perlu kita ingat kalau Provinsi Sumsel merupakan provinsi yang layak huni, artinya provinsi yang nyaman di bawah provinsi Kalimantan Timur, maka tugas kita FPK ini harus semua mendukung program-program pemerintah ,” katanya.
Untuk itulah FPK tidak hanya berdoa dan membantu tapi harus berani menjadi ujung tombak untuk pembaruan, kesejahteraan , kerukunan, kedamaian antar etnis dan antar agama dan ini semua Sumsel sudah melakukan.
Kepala Badan Kesbangpol Dan Linmas Sumsel Ricard Cahyadi mengatakan FPK memiliki tugas bagaimana menghidupkan dan menerapkan potensi kebangsaan di daerah terutama di Sumsel.
“Pembentukan FPK di Provinsi merupakan tugas Gubernur sedangkan pembentukan FPK di kabupaten kota merupakan tugas dan kewajiban Bupati dan Walikota untuk pembentukan FPK di kelurahan dan kecamatan serta desa adalah tugas Lurah dan Camat dan Kepala Desa,” katanya. (erk)











