Baru Terealisasi 41 Persen, Masyarakat PALI Dinilai Kurang Sadar Bayar PBB

Kantor Bapenda PALI, Provinsi Sumsel.

PALI, Sumselupdate.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan menyatakan kesadaran masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbilang masih rendah.

Ini ditandai hingga pertengahan Oktober 2019 ini, perolehan PBB dari target Rp1,6 miliar hanya terealisasi baru mencapai 41 persen.

Bacaan Lainnya

Padahal diungkapkan Amrullah, Kepala Bapenda PALI bahwa edaran dan SPT sudah disebar sejak April 2019 lalu, di mana seharusnya warga sebagai wajib pajak telah menyetor PBB-nya.

“Kita sudah sampaikan SPT melalui kepala desa, namun kesadaran masyarakat sepertinya masih rendah,” ungkap Amrullah.

Untuk mengenjot pendapatan daerah melalui sektor PBB, dikatakan Amrullah pihaknya membentuk Tim yang melibatkan seluruh OPD.

“Tim bersama optimalisasi pendapatan daerah ini kita bentuk dari unsur seluruh OPD agar masing-masing OPD terlibat langsung dalam mendorong peningkatan PBB. Dan melalui tim ini kita bakal jemput bola terhadap wajib pajak,” katanya.

Bagi pengemplang pajak, ditegaskan Amrullah untuk saat ini hanya diberikan sanksi denda keterlambatan.

“Belum ada aturan yang menindak tegas bagi pengemplang pajak atau warga pajak yang lalai membayar pajaknya. Hanya denda dua persen untuk setiap keterlambatan. Namun, ketika warga bersangkutan mengurus kredit ke pihak Bank, tidak akan dipenuhi apabila tidak membayar PBB-nya,” urainya.

Diakui Amrullah, masih rendahnya pendapatan dari sektor PBB tidak dialami dari sektor BPHTB, di mana hingga oktober ini telah melebihi target.

“BPHTB targetnya Rp650 juta, sudah lebihi target, begitu juga dari pajak Galian C, yang telah mencapai titik maksimal,” tandasnya.

Bapenda juga dalam waktu dekat ini bakal menggelar Pekan pajak dengan tujuan merangsang masyarakat untuk lebih berpartisipasi dalam pembangunan yang saat ini tengah gencar dilakukan Pemkab PALI dengan cara taat dan tepat waktu dalam membayar pajaknya.

“Kita rencanakan akhir November ini kita gelar Pekan pajak, kita akan undang seluruh masyarakat. Dan pada kegiatan itu kita akan lakukan doorprize bagi yang telah membayar PBB atau pajak lainnya dengan hadiah senilai Rp5 juta, agar bisa memotivasi warga lainnya,” harap Amrullah. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.