Muaraenim, Sumselupdate.com – Sedikitnya 22 rumah di Dusun I Desa Gunung Agung, Kecamatan Semendo Darat Tengah, Kabupaten Muaraenim rata dengan tanah usai diamuk si jago merah, Selasa (9/10/2018) pagi.
Banyaknya rumah warga yang terbakar dalam musibah kebakaran di pemukiman padat penduduk into, lantaran minimnya peralatan serta kurangnya pasokan air membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Tak heran, dalam peristiwa ini sedikitnya menghanguskan 30 rumah, 22 di antaranya rata dengan tanah.
Khairani (48), salah seorang warga Semende saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian kebakaran yang terjadi di pagi hari tersebut apinya di duga bersumber dari rumah salah seorang warga.
Namun sambung Khairani, belum diketahui asal muasal api tersebut karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong sebab ditinggal penghuninya.
Sementara itu, Camat SDT Syarifudin mengatakan, kobaran api cepat membesar lantaran bahan bangunan rumah warga rata-rata terbuat dari kayu.
Kondisi cuaca yang musim panas dan embusan angin kencang juga membuat api cepat melahap puluhan rumah penduduk tersebut.
Syarifudin juga mengakui, jika jumlah mobil pemadam kebakaran di Kecamatan SDT hanya ada satu unit sehingga tidak dapat memadamkan kobaran api yang cukup besar.
“Memang sudah ada satu unit mobil pemadam di Kecamatan Semendo serta satu unit bantuan dari OKU serta dua unit dari Pemkab Muaraenim. Akan tetapi karena kondisi jalan sempit, banyak lobang menikung sehingga sedikit menghambat laju kendaraan pemadam sehingga datang terlambat,” paparnya.
Untuk itu, pihaknya berharap Pemkab Muaraenim dapat menambah jumlah armada mobil pemadam, terutama untuk mobil supplai. Karena kalau mau didatangkan dari kota memakan waktu yang cukup lama sementara kobaran api hanya hitungan detik bisa menghanguskan bangunan.
Terkait kondisi para korban, lanjut Syarifudin, saat ini masing-masing telah mengungsi di kediaman tetangga dan kerabatnya.
Terpisah, Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andeta didampingi Kapolsek Semendo. AKP Nusirwan mengaku, tengah menyelidiki penyebab dalam peristiwa tragis ini.
“Tidak ada korban jiwa pada kebakaran itu. Untuk penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, masih kita selidiki,” pungkasnya.(azw)











