Banyak Tenda Berdiri di Lapangan Korpri, Ini Loh Fungsinya

Selasa, 12 September 2017
Tenda-tenda yang telah didirikan di terminal kota sementara Lapangan Korpri Baturaja, yang akan digunakan oleh pedagang buah.

Baturaja, Sumselupdate.com – Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU), dalam waktu dekat akan memfungsikan lapangan Korpri di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur menjadi terminal kota.

Diketahui di lapangan itu sendiri akan ada pedagang buah yang rencananya ditempatkan di tempat yang telah disediakan oleh salah satu koperasi yang ada di Baturaja. Pantauan di lapangan puluhan tenda telah berdiri tegak di Lapangan Korpri.

Read More

Ketua Koperasi Hidayah, Raden Muhammad Wahyu yang menempatkan tempat dagangan berupa tenda mengatakan, di Lapangan Korpri yang akan difungsikan menjadi terminal dalam kota itu, pihaknya menempatkan 50 unit tenda, yang akan diperuntukkan untuk pedagang buah. Baik pedagang buah di kaki lima maupun mobil buah yang ada di pinggiran jalan.

“50 tenda ini semuanya sudah ada calon yang menempatinya. Beberapa waktu lalu sudah didata. Ternyata setelah didata masih ada beberapa pedagang buah lagi yang belum mendapat tempat,” katanya. Untuk itu, sisa pedagang buah yang belum mendapat tempat ini ke depan akan dicarikan solusinya.

Seperti diketahui, setelah beberapa tahap penyelesaian bahkan hingga beberapa kali pembatalan pengoperasiannya. Pemkab OKU melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Ogan Komering Ulu (OKU), memastikan akan memfungsikan Lapangan Korpri di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur menjadi terminal kota.

“Rencananya akan dilaksanakan pada, Kamis 14 September mendatang,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), OKU, Aminilson saat dihubungi sumselupdate.com, Selasa (12/9/2017).

Pada waktu tersebut, kata Aminilson, semua angkutan umum kendaraan roda empat yang ada di kawasan Pasar Atas dan Pasar Baru di wajibkan untuk masuk terminal tersebut.

“Akan kita fungsikan. Himbauan juga sudah kita sampaikan kepada angkutan umum. Sambutannya juga bagus,” ucapnya.

Pada 14 September itu nantinya dijelaskan dia, pihaknya berencana melakukan sweeping ke tempat-tempat angkutan umum yang kerap mangkal. Misalnya di kawasan Pasar Baru dan Pasar Atas. Jika masih ada yang mangkal mencari penumpang di pinggir jalan maka pihaknya akan mengambil tindakan.

“Sanksinya pasti ada, tetapi ada tahapanya. Yang jelas tahap awal ini akan kita tegur dulu jika masih ada sopir angkutan umum yang melangar,” ujarnya. (Wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts