Palembang, Sumselupdate.com – M Rasyid Irfandi alias Pedo (42) tak menyangka rumahnya yang berada di Jalan KH Azhari, Lorong Taman Bacaan, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang disatroni kawanan maling.
Akibatnya, ia harus kehilangan sejumlah barang berharga, hingga total kerugian mencapai puluhan juta. Pascakejadian itu, Pedo pun membuat laporan di Mapolresta Palembang.
Dihadapan petugas, korban menuturkan kejadiannya berlangsung, Selasa (22/8) sekitar pukul 2.00. Dimana ketika itu, dirinya bersama keluarga yang lain sedang tertidur pulas. Namun, saat istrinya, Farina (37) bangun sekitar pukul 4.00, melihat pintu samping sudah terbuka dengan cara dicongkel.
“Anak-anakan mau sekolah, jadi istri biasa bangun jam 4.00. Dia melihat pintu sudah terbuka paksa dan langsung membangunkan saya lagi tidur,” katanya dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.
Setelah mengetahui pintu rumahnya terbuka, korban pun langsung mengecek sejumlah barang. Benar saja, celengan, ponsel, dan sepatu raib dibawa kabur tamu tak diundang tersebut.
“Celengan anak saya pak, kira-kira uangnya hampir Rp3 jutaan, ponsel Samsung, uang Rp800 ribu, sepatu dan lainya. Kalau ditotalkan hampir Rp10 jutaan kerugian saya,” terang Pedo.
Dengan adanya laporan ini, dirinya berharap polisi segera menangkap para pelakunya. “Sidik jarinya masih banyak di rumah, saya harap polisi segera menangkap para pelakunya,” tambah Pedo.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindak lanjuti oleh anggotanya.
“Korban sudah buat laporan dengan kita, masih kita selidiki termasuk memeriksa beberapa saksi yang mengetahui kejadian itu. Doakan saja, agar pelakunya seger kita tangkap,” tutup Yon. (tra)











