Bangun Infrastruktur, Pemkab Muba Pinjam Dana ke BUMN

Rabu, 20 September 2017
Rapat Paripurna masa persidangan III dalam persetujuan DPRD Kabupaten Muba terhadap pinjaman daerah, di gedung DPRD Muba, Rabu (20/9).

Sekayu, Sumselupdate.com – Dalam upaya percepatan pembangunan insfrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Pemkab Muba akan mengajukan pinjaman uang kepada salah satu perusahaan pembiayaan insfratruktur yakni PT Multi Sarana Insfratruktur (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergerak di bidang pembiayaan insfraktruktur.

Hal tersebut tertuang dalam rapat Paripurna masa persidangan III dalam persetujuan DPRD Kabupaten Muba terhadap pinjaman daerah di Gedung DPRD Muba, Rabu (20/9/2017).

Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Muba H Abusari menyampaikan, terkait rapat paripurna ini dilakukan atas perihal permohonan persetujuan pinjaman pembiayaan pembangunan infrastruktur yang telah diatur berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 154 ayat 1 huruf i.

“Salah satu tugas dan wewenang DPRD dalam memberikan persetujuan terhadap kerjasama dengan pihak ketiga yang tidak membebani masyarakat dan pemerintah daerah,” ungkap Abusari.

Oleh karenanya, pihaknya sendiri telah mendengarkan penjelasan dari TAPD, dan tentunya ini merupakan langkah untuk mempercepat pembangunan. Namun, perlu diperhatikan juga persyaratan yang harus dipenuhi sesuai Peraturan Pemerintah nomor 30 tahun 2011 yang salah satu isinya.

“Persyaratan pinjaman daerah bahwa pinjaman jangka menengah ataupun pinjaman jangka panjang wajib mendapatkan persetujuan wakil rakyat dan perlu diperhatikan persyaratannya. Terlebih yang akan diajukan pinjaman sebesar Rp450 miliar,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengatakan, pinjaman itu dilakukan untuk mempercepat pembangunan insfratruktur, di mana Pemkab meminjam ke perusahaan yang memang bergerak di bidang pembiayaan insfratruktur milik BUMN yakni PT SMI.

“Tentu dengan mengajukan pinjaman tersebut, bisa menyelesaikan masalah insfratruktur serta bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Dan, nantinya juga anggaran yang ada bersumber dari APBD bisa dialokasikan dengan program lainnya. “Apalagi pinjaman ini bunganya kecil, dan kita fokuskan untuk penyelesaian masalah Muba secepatnya,” tukasnya. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts